<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119293">
 <titleInfo>
  <title>ALTERNATIF PERENCANAAN PONDASI  TIANG  PANCANG PADA JEMBATAN PANTE  BIDARI KABUPATEN ACEH TIMUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dedi Wahyudi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penulisan  Tugas  Akhir  ini  bertujuan  untuk  menghitung  kembali   perencanaan  pondasi  tiang pancang  pada jembatan  Pante  Bidari  Kabupaten  Aceh Timur.  Pembangunan jembatan Pante Bidari   ini   yaitu   untuk   memperlancar  arus  transportasi   sehingga   perekomonian  di  daerah tersebut   berjalan   lancar.   Bangunan   atas  merupakan   beton   bertulang  dengan   panjang  125 meter,  lebar jembatan  8 meter,  lebar  masing-masing  trotoar  0,80  meter.  Data  yang  dipakai dalam   penulisan,  yaitu   data   sekunder   berupa   data   gambar   rencana   jembatan  dan   data penyelidikan  tanah  serta  data  pendukung  lainnya.  Metode  yang  dipakai  untuk  perhitungan diambil  dari  teori  yang  berkaitan   dengan   tiang  pancang.  Untuk  muatan   berdasarkan  pada Pedoman    Perencanaan   Muatan    Untuk  Jembatan    Jalan   Raya   (Anonim    1987),    Metode perhitungan  kapasitas   daya  dukung   ultimit  tiang  menurut   persamaan   Dunn,  efisiensi  tiang menurut   persamaan  Convers  -- Labarre  Fonnula dan  penurunan   tiang  menurut   persamaan Janbu,  Bjerrum,  Kjaemsli.  Pada  penulisan   ini  direncanakan  tiang  pancang  berbentuk bujur sangkar  dengan  lebar sisinya  45 cm, panjang tiang pada titik  sondir  II adalah   14,2  m dan 7,8 m pada titik  sondir IV dao bentuk lingkaran  dengao  0 50 cm, panjang tiang pada titik sondir Il adalah   14,2  m dan  8  m pada  titik  sondir  IV.  Dari  basil perhitungan  didapat  daya  dukung vertikal  izin  kelompok  tiang (Qall) bujur sangkar  untuk titik II sebesar   1768.78  ton, dan untuk titik  sondir  IV sebesar   1665,37  ton  lebih  besar  dari  beban  maksimum  yang  bekerja (Pmaks)&#13;
1614,88  ton,  untuk  bentuk  lingkaran  besar  daya  dukung  vertikal  izin  kelompok   tiang  (Qall) titik  IT  sebesar   1716,76  dan titik  IV sebesar   1728,76  too  lebih  besar  dari  beban  maksimum yang  bekerja (Pmaks)   1617,69  ton.  Daya  dukung  horizontal   kelompok   tiang  (Hu)  bentuk bujur sangkar   untuk  titik  sondir  Il  sebesar   685,72  ton,  dan  untuk  titik  sondir  IV  sebesar 136,22  ton.  Pada  pondasi  tiang  pancang  bentuk  lingkaran  762,12  ton  pada  titik II dan  pada titik IV sebesar   162,28 ton. Jumlah  tiang  yang  digunakan   18 buah  berbentuk   bujur sangkar dengan  ukuran  45  x 45  cm  pada  kedua  titik  dan  18 buah  yang  berbentuk lingkaran dengan ukuran  0 50 cm pada kedua  titik.  Hasil perhitungan untuk tinjauan  stabilitas  abutment untu.k tiang  pancang bentuk  bujur sangkar  didapat  koefisien  guling 8,74  dao  geser  4,9  lebih  besar dari  faktor  keamanan   sebesar   1,5, untuk  bentuk  lingkaran  didapat  koefisien  guling  8,71  dan geser  5,45.   Penurunan tiang  di bawah  abutment  bentuk  bujur sangkar  adalah  2,49  cm  lebih kecil dari yang disyaratkan 2,54 cm, untuk bentuk  lingkaran  adalah  2,49 cm,dengan demikian perencanaan   ini   memenuhi    persyaratan  yang   harus   dipenuhi   dalam   perancangan  suatu pondasi.  Secara  dimensi  struktural  tiang pancang  bentuk  lingkaran  lebih  ekonomis,  dari  segi daya  dukung  pada  titik  II lebih baik  tiang  pancang  berbentuk bujur sangkar,  sedangkan pada titik IV lebih baik tiang pancang  berbentuk lingkaran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FOUNDATIONS (STRUCTURES) - BRIDGE ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.284</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119293</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 16:10:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-10 10:56:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>