<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119292">
 <titleInfo>
  <title>EVALUSI MAMPU MESIN TERHADAP MATERIAL KOMPOSIT POLIESTER DENGAN PENGUAT SERAT RUBEK (CALOTROPIS GIGANTEA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Samsul Rizal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Material komposit merupakan jenis material yang dibuat dengan menggabungkan dua atou lebih bahan dengan serat  sebagai penguat matriks  sebagai pengikat. pembuatan material komposit untuk penelitan ini memiliki beberapa variasi dan&#13;
jenis campuran seperti dilakukan dengan proses menyapu dengan tangan (Hand Lay-Up).  komposit ini   jika dibandingkan dengan bahan logam adalah terletak pada berat  bahan yang berbeda,  densitas yang lebih rendah,  sifet  ketahanan terhadap  korosi  dan  juga  memiliki  sifat  yang  dapat  diatur  sesuai  dengan keperluan dan penggunaanya. Adapun yang  menadi tujuan dari penelitian ini adalah melihat mampu mesin dari material  komposit dengan serat buah rubek sebagai penguat dan bahan poliester  sebagai matriksnya. Proses pemesinan untuk komposit serat buah rubek memiliki permukaan  yang berbeda dimana di bahan ini  dapat  digolongkan  kapada  material  yang  bersif;at  getas,  karena  dengan berutiran yang kecil cepat terjadi pecah (chipping) pada bagian awal pemotongan dan akhir pemotongan  Proses  pemotongan dengan mata potong end mill  dan gurdi  (drilling),  dapat  dilihat  hasil  permukaan dari pemotongan down-cut dan&#13;
up -cut dengan 7 (tujuh) variasi pemotongan yang berbeda untuk mata potong end mils diameter  10 mm, maka didapat kecepatan gerak makanya (F) = 318, 477,636, 796, 318, 954,1273 mm/min Dengan proses drilling dengan (F) = 318, 382,636, 64. 18, 955,159 mm/min.   Hasil permukaan dengan mata potong end mills dari cara pemotongan down-cut dan Up-cut pada 18 mm/min dapat diperoleh dengan down-cut lebih halus jiha dibandingkan dengan up-cut. Sedangkan untuk hasil  dari  proses  rilling  dapat  dilihat  dari  (F)  = 318  mm/min  lebih  halus dibandingkan dengan (F) =  1 59 mm/min yang mempunyai  kekasaran yang besar lebih kasar.  Dari  hasil  SEM  l000 x pembesaran dari  kedua proses  milling ini telihat keadaan serat terputus, tertarik patah,  dan tercabut.  Pada proses end mills,  nampak  permukaan  pemotongannya jauh  berbeda  dengan  proses  gurdi (drilling).&#13;
&#13;
Kata kunci   :   Komposit, Serat rubek, Poliester, Mampu mesin.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CUTTING TOOLS</topic>
 </subject>
 <classification>621.93</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119292</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 16:06:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-17 11:11:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>