<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119268">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS  PERFORMANSI  DAN PERBAIKAN LINK RADIO KOTA FAJAR - BAKONGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Roy Sari Milda S</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gelombang  mikro menjadi aJtematif terbaik dalam menyelenggarakan hubungan telekomunikasi dengan  kondisi alam yang sulit. Salah satu aplikasi gelombang  mikro adalah  untuk  komunikasi  telepon, faksimili dan  internet di Bakongan  - Kota  Fajar, Aceh  Selatan,  provinsi  NAD.  Keadaan  alam  yang  berbukit dan  cukup  sulit  dilalui dengan jalan darat  menyebabkan  kawasan  ini  memanfaatkan  gelombang  mikro  agar kebutuhan  komunikasi dapat terpenuhi baik untuk masyarakat  maupun pemerintahan. Adapun  komunikasi  yang  mampu  menjamin keselamatan  data,  suara  dan  informasi lainnya mengharuskan  adanya  sistem yang baik pula. Pada tugas akhir ini, dilakukan analisis    terhadap  sistem  transimisi  gelombang  mikro  yang  ada dan  ditemui  adanya kekurangan  pada sistem  akibat  obstacle yang menghalangi  tercapainya  keadaan  line of sight.  Tugas  akhir  ini  juga berisi  perencanaan  kembali  dengan  merubah  beberapa parameter  demi  mengurangi  redaman  dan meningkatkan  unjuk kerja sistem.  Setelah dilakukan   perbaikan   dan   perhitungan   kembali   maka  didapatkan   gangguan   telah rnampu teratasi dengan  menambah  tinggi antena  transmitter di Kota Fajar dari 66 m menjadi   73, 18  m  berdasarkan   pertimbangan   terhadap  obstacle  yang  cukup  tinggi yang rnengganggu  pada   lintasan. Dengan demikian,  sistem telekomunikasi dari Kota Fajar   -Bakongan   menjadi   lebih   baik   seiring   dengan   meningkatnya   penguatan antena, kemampuan  menerima  sinyal  dan realibility.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119268</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 12:08:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 12:08:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>