<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119263">
 <titleInfo>
  <title>PENGUJIAN  KUAT GESER TANAH MENGGUNAKAN ALAT  TRIAKSIAL DI SEKITAR KECAMATAN BAITURRAHMAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Munzilin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini  bertujuan   untuk  mengetahui   hasil  parameter   kuat  geser  tanah  yaitu sudut  geser dan  koefisien  kohesi  tanah  yang digunakan  untuk  perencanaan pondasi. Tanah  yang  dijadikan  objek  penelitian   ini  dari  wilayah   Kecamatan   Baiturrahman, Banda  Aceh  yaitu  daerah   Kampung   Ateuk,  Neusu,   Blower,   Taman  Budaya   dan Kampung   Baro,  di  mana  tiap  lokasi  diambil   1  benda  uji  dan  dibagi  menjadi  3 subsampel,  sehingga  keseluruhan  berjumlah  15 buah  benda uji. Pengujian kuat geser dilakukan dengan  metode  CU (Consolidated Undrained), yaitu sampel tanah dikonsolidasi    terlebih   dahulu   sebelum   pemberian    tegangan   geser   dengan   tidak mengizinkan    air  pori   keluar   masuk   sampel   tanah   pada   saat   pengujian   geser berlangsung,  alat  yang  digunakan   Triaksial   Freesia  Macros   buatan  Jepang  model TS-551.    Tingkat    lateral   pressure    yang   diberikan    adalah    sebesar    0,5   kg/cm2, &#13;
1,0  kg/cm2  ,2,0  kg/cm2 dan tingkat  back  pressure  yang  diberikan    adalah    sebesar &#13;
0,4 kg/cm2,  0,8 kg/cm2  dan  1,6  kg/cm2.  Parameter  kuat geser tanah  didapat  melalui jalur  tegangan (stress path) berdasarkan  metode  analisis  regresi  linier yang mewakili &#13;
bubungan  variabel-variabel  tersebut  dengan  garis pendekatan yang  paling  mewakili data  hasil  pengujian.  Berdasarkan   hasil  pengujian  diperoleh   besarnya   sudut  geser PHI ,  6,777°,  1,433,  1,318,  7,759° dan 6,085&quot;,  sedangkan   besarnya  kohesi  (C),0,237  kg/cm2,  0,321  kg/cm2,  0,747  kg/cm2,  0,116  kg/cm2'   dan 0,267  kg/cm2.  Sudut&#13;
geser dan koefisien  kobesi  adalah  dua  faktor utama  yang  mempengaruhi  kuat  geser tanah.  Tinggi  atau  rendahnya   nilai  sudut  geser  dan koefisien   kohesi  yang  didapat diperkirakan karena jenis  sampel tanah dan jenis  pengujian.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119263</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 11:29:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 11:29:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>