<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119261">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI PROSES PEMESINAN   CETAKAN PROPELLER BLADE DENGAN PEMODELAN PROFIL AIRFOIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Balkhaya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan   dan  pemanfaatan  kincir  angin  untuk  menghasilkan   sumber  daya  energi  altematif dewasa  ini  semakin giat dilakukan  diberbagai  daerah.  Hal  ini  mendukung program  pemerintah dalam meningkatkan sumber daya energi alternatif yang terbarukan  sebagai pengganti bahan bakar minyak  dan  gas.  Umumnya  kincir  angin  yang  sudah  beroperasi  sekarang  masih  menggunakan kincir yang dibuat  secara tradisional. membuat  perangkat  lunak untuk menghasilkan  program NC (Numerical  Control)  proses  pemesinan   cetakan  propeller  blade.  Proses  manufaktur propeller blade komposite melalui proses  lay-up dengan  cetakan,  proses  pembuatan  cetakan  dengan  mesin CNC  membutuhkan titik  koordinat  profil  untuk  menghasilkan   lintasan  pahat.  NACA mengembangkan beberapa  bentuk airfoil dimana distribusi kelengkungan tidak dipilih berdasarkan teori,  tetapi  diforrnulasikan   berdasarkan   pendekatan   bentuk  yang  efektif.  Bentuk  profil  airfoil untuk  blade perlu direncanakan  dimana titik koordinat  profil airfoil NACA  seri 4-digit merupakan fungsi  dari  maksimum     chamber    dan  thickness  yang  dapat  ditentukan.  Untuk  menentukan chamber  line, thickness dan titik-titik  koordinat  profil Airfoil  yang  di implementasikan kedalam bahasa  pemograman  Visual Basic.  Dari  hasil  pemodelan  matematik  dengan  menggunakan  Visual Basic, titik-titik koordianat  profil  airfoil diinput kedalam software  Auto  CAD  untuk  mendesain cetakan propeller  blade. Gambar yang berbentuk  cetakan propeller  blade dari software  Auto CAD diinput kedalam software  Master  CAM  untuk dilakukan  simulasi  proses  pemesinan  pembuatan cetakan propeller  blade. Simulasi proses pemesinan cetakan propeller  blade dengan menggunakan software  Master  CAM untuk  mendapatkan  program  NC dan melihat adanya  kesalahan-kesalahan proses pengerjaan.&#13;
&#13;
Kata Kunci :    Airfoil,  NACA Seri 4-Digit, Propeller blade, Cetakan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119261</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 11:08:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 11:08:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>