<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119260">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DINAMIKA    MEKANISME  EMPAT-BATANG PENGHUBUNG DENGAN   METODE  BILANGAN  KOMPLEKS (PENGARUH  DIMENSI  DAN KECEPATAN SUDUT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Ariandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Analisis   dinamika  pada   mekanisme  empat-batang  biasanya  dilakukan secara matematika grafis.  Untuk mengidentifikasi perpindahan,  kecepatan dan percepatan sudut serta gaya-gaya pada mekanisme empat batang dari satu posisi,  secara grafis dapat  dilakukan  dengan  sederhana dan  cepat. Namun  bila analisis dilakukan pada   seluruh posisi batang engko/ (crank) yang berputar 360°,  secara  grafis  akan  memakan  banyak waktu.  Untuk mencapai   hal yang dimaksud  maka  dibutuhkan  solusi  analitik  berupa metode bilangan kompleks. Perhitungan   disimulasikan dengan program Matlab  7.1   untuk mencapai hasil yang akurat,  hemat waktu,  danfleksibel. Perhitungan  dilakukan  untuk melihat sejauh mana pengaruh  dimensi  dan kecepatan sudut terhadap variabel-variabel lainnya. Hasil simulasi ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik  dan  visualisasi  gerak.  Dari hasil analisa dapat  disimpulkan bahwa semakin panjang dimensi batang engkol (crank)  maka  semakin  besar  osilasi  dan kecepatan  sudut  batang  ayun (rocker) serta kecepatan sudut batang penghubung  (coupler). Akibat kecepatan sudut yang meningkat,  maka akan meningkat pula percepatan sudut, gaya-gaya pena dan torsipada batang engkol.&#13;
&#13;
Kata Kuoci   :   Mekanisme  empat batang, metode bilangan kompleks, perpindahan,  kecepatan  sudut, percepatan  sudut, gaya-gaya pena dan torsi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MACHINE ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119260</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 11:00:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-17 11:15:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>