<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119240">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  PENCAMPURAN ABU SEKAM TERHADAP SIFAT PERMEABILITAS  TANAH  DESA  COT  JAMBO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Asma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian berjudul &quot;Pengaruh  Pencampuran Abu Sekam terhadap Sifat Permeabilitas  tanah  Desa  Cot  Jambo&quot;  ini bertujuan  untuk   mengetahui  pengaruh pencampuran   abu  sekam  sebagai  bahan  stabilisasi  terhadap   koefisien  permeabilitas tanah.   Tanah   yang   menjadi   objek  penelitian   ini  berasal   dari  Desa  Cot  Jambo, Kecamatan Blang  Bintang,  Kabupaten  Aceh Besar. Tanah  tersebut  merupakan  tanah pasir berlempung  .  Menurut  klasifikasi  AASHTO  tanah  tersebut  tergolong ke dalam kelompok  A-2-6, sedangkan  menurut  USCS termasuk  ke dalam golongan  SC. Untuk mengetabui   pengaruh   terhadap  permeabilitas   maka  tanah  dicampur   dengan   abu sekam  pada variasi 0%, 5%,  10%,  15%, dan 20% dari berat  kering  tanah.  Koefisien penneabilitas   tanah   diuji   dengan   menggunakan    metode  falling  head  (tekanan berubah).  Benda   uji  tanpa  campuran   dan  tanpa  waktu  tunggu  dibuat  3  buah  dan dengan  campuran  24 buah  dengan  masa  tunggu  3 dan 7 hari. Kadar  air untuk benda uji  permeabilitas dibuat berdasarkan  hasil dari pengujian  pemadatan  standar proctor&#13;
untuk masing-masing kadar air optimum  (OMC = Optimum Moisture Content). Hasil&#13;
pengujian  menunjukkan   bahwa  penambahan   persentase   abu  sekam   0-20%  dapat meningkatkan   berat  volume  kering  maksimum   (yk maks)  rata  sebesar  0,230%  tiap penambahan   1% abu sekam  dan menurunkan  nilai kadar air optimum  (wopt) rata-rata sebesar 0,679%  untuk setiap penambahan  1 % abu sekam. Koefisien  permeabilitas  (k) pada  waktu  tunggu 3 hari menurun drastis pada tanah yang dicampur abu sekam  5% yaitu dari nilai k  1,06x10' menjadi  2,34x10  sedangkan  selanjutnya pada  campuran abu  sekam  10%,  15%,  dan 20%  koefisien  permeabilitasmengalami penurunan  rata-rata  10,372%  pada  penambahan   1%  abu  sekam.  Koefisien   permeabilitas   (k)  pada waktu tunggu  7 hari menurun  drastis pada tanah yang dicampur  abu sekam  5% yaitu dari nilai  k  1,06x10'  menjadi  1,05x10  sedangkan  selanjutnya  pada campuran  abu sekarn  10%,  15%,  dan 20%  koefisien  permeabilitas   mengalami  penurunan  rata-rata&#13;
10,58%  pada penambahan  1 % abu sekam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119240</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 15:56:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 15:56:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>