<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119239">
 <titleInfo>
  <title>ALTERNATIF PERENCANAAN PONDASI TIANG PANCANG PENDEK PADA PROYEK TERMINAL TERPADU TAKENGON</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Herdiansyahri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tugas akhir ini berjudul &quot;Alternatif Perencanaan Pondasi Tiang Pancang Pendek Pada  Proyek Terminal  Terpadu  Takengon&quot;.  Pondasi yang digunakan sebagai objek penulisan tugas akhir ini adalah pondasi tapak setempat dari beton bertulang dengan  kedalaman  230  cm.   Pada  saat  dilaksanakan  uji  CPT  diketahui   pada kedalaman 230 cm jenis tanah gambut sehingga penurunan yang terjadi  di  luar toleransi.  Tugas akhir ini merupakan altematif untuk meninjau pondasi tapak diganti dengan pondasi  tiang pancang pendek untuk mengatasi  penurunan yang terjadi. Untuk merencanakan tiang pancang pendek digunakan pemodelan dua kedalaman dengan membagi  lapisan  tanah secara acak dan membagi  lapisan  per satu meter. Pada perencanaan ini memakai variasi tiga jenis penampang yaitu segitiga,  persegi empat dan lingkaran.  Dari hasil uji  CPT lapisan  keras (170 kg/cm2)  terdapat pada kedalaman 580 cm,  dari hasil perhitungan beban pada seluruh titik kolom,  beban terbesar tertetak pada kolom no. 55 sebesar 77,8339 ton.  Untuk memperoleh jumlah tiang pancang beban kolom dibagi dengan daya dukung tanah.  Untuk pondasi tiang pancang pendek jumlah keseluruhan tiang sebanyak 68 unit.  Jumlah tiang  untuk masing-masing  kolom  bervariasi  mulai  dari  2  - 5  unit  tiang.   Daya  dukung berdasarkan tahanan kulit dan ujung  untuk satu tiang pancang pendek diperoleh Qb,  = 30 ton/m2,  Qult(  15,5044  ton/m2 dan Oall 58,8660 ton/m2.  Untuk kelompok tiang pancang       pendek       berdasarkan       data       CPT       titik       1                diperoleh Qult  311,644 ton/m2- 489,079 ton/m2 dan Q,  103,882  ton/m -- 163,026  ton/m Untuk kelompok tiang pancang pendek berdasarkan data CPT titik  5 diperoleh Qult 204,765   ton/m2  --  308,154  ton/m2   dan  Qall,  68,225  ton/m2  --  102,718   ton/m. Berdasarkan efisiensi  kolom dan baris daya dukung pondasi tiang pancang pendek&#13;
sebesar Qult  114,745  ton/m2 -- 286,154 ton/m2  dan Qall   38,248  ton/m2  -- 95,651&#13;
ton/m2.   Berdasarkan  perhitungan  penurunan  diperoleh  settlement   yang  terjadi sebesar 2,52 cm</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BUILDINGS - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>690</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119239</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 15:49:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 12:24:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>