<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119236">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TEH DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH  (2,2-DIPHENYL-1-PICRYLHYDRAZYL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ana Warlaini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Kimia</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Ana Warlaini (2023). Pengaruh Lama Penyimpanan terhadap Aktivitas Antioksidan Teh Daun Kelor ( Moringa oleifera l.) Menggunakan Metode DPPH  (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl)&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan terhadap aktivitas antioksidan teh daun kelor. Ekstrak etanol dari daun kelor diperoleh dengan metode meserasi. Uji antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH dan absorbansinya diukur dengan spektrofotometer UV-Vis. Sampel teh daun kelor disimpan dalam kondisi yang dikontrol pada berbagai variasi waktu, yaitu 1, 2, 4, dan 8 minggu. Sebagai kontrol positif, digunakan vitamin C. Hasil pengujian antioksidan menunjukkan nilai IC50 dari vitamin C adalah 2,218 ppm dan daun kelor yang disimpan selama 1, 2, 4 dan 8 minggu secara berturut-turut adalah 2,274; 2,649; 3,081 dan 8,388 ppm. Berdasarkan hasil IC50, dapat disimpulkan bahwa daun kelor dan vitamin C memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat, dengan nilai IC50 yang berbeda untuk setiap variasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap aktivitas antioksidan teh daun kelor, aktivitas antioksidan cenderung menurun seiring dengan lama penyimpanan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: antioksidan, teh daun kelor, DPPH.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119236</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 13:01:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 14:44:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>