PERENCANAAN KENYAMANAN THERMAL DALAM BANGUNAN SMP NEGERI 1 BANDA ACEH PASCA TSUNAMI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERENCANAAN KENYAMANAN THERMAL DALAM BANGUNAN SMP NEGERI 1 BANDA ACEH PASCA TSUNAMI


Pengarang

Didi Sarmadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0041210099

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kenyamanan thermal merupakan ungkapan perasaan kepuasan terhadap kondisi udara didalam suatu lingkungan, apabila berubah akan membuat orang meras tidak nyaman lagi berade dilingkungan tersebu (ASHRAE Standard, 1995:3) Akan tetapi kondisi kenyamanan dapat juga diartikan sebagai kondisi temperatur udaranya 24-26C (ASHRAE Standard 55-1994), kecepatan aliran udara 0,15 -0,25 m/s (ASHRAE Standard 55-1994) dan kelembaban udara (RH) 40% - 60% (ASHRAE Standard 55-1994). Pasca Gempa dan Tsunami yang terjadi di Naggroe Aceh Darussalam telah merubah segala aspek kehidupan di Aceh baik itu masalah pekerjaan, pendidikan, tempat tinggal serta fasilitas umum lainnya, dimana semua kerusakan yang terjadi ini butuh sebuah perbaikan. Perbaikan yang dilakukan berupa pembangunan kembali semua kerusakan pada bangunan baik bangunan uum, tempat tinggal serta sarana infrastuktur. Kenyamanan thermal merupakan parameter penting untuk menyatakan kelayakan pakai suatu bangunan, sehingga sangat dibutuhkan oleh murid dan guru dalamproses belajar mengajar yang akhirnya dapat mengurangi Sumber Daya Manusia yang berkompetensi pada masa yang akan datang di Nanggroe Aceh Darussalam. Kajian ini dilakukan Desa Punge Kecamatan Meraxa pada Gedung Sekolah SMP Negeri I Banda Aceh, yang berjarak 5 km dari bibir pantai. Dari kondisi bangunan maka solusi yang dapat dipakai adalah pertama memperbaiki kondisi luar bangunan (lingkungan) dengan cara aemperbanyak batang kayu (tanaman) dan penviraman tanah oleh air, kedua mencocokkan tata letak dan sistem bangunan dengan cara perbanyak lubang untuk masuk udara untuk mensirkulasi udara yang berada di dalam ruangan, jendela yang digunakan sebaiknya menggunakan kayu dengan sistem sirip dan Pemasangan fan pada dinding bangunan sekolah. Analisis data diambil dari Muhammad Nawawi mahasiswa Teknik Mesin Universitas Syiah Kuala "Analisis Kenyamanan Theral di Bangunan SMP Neg 1 Banda Aceh Pasca Tsunami", sedangkan pada tugas Akhir ini difokuskan kepada Perencanaan Kenyamanan Thermal di dalam Ruang.

Kata kunei: Temperatur, Humidity, Air Velocity, Kenyamanan Thermal, ASHRAE











Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK