<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119218">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KOMPOSISI GIZI DAN UJI ANTIOKSIDAN DALAM MIE DAUN KELOR SERTA KESUKAAN KONSUMEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FITRIYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Kimia</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Fitriyah (2023).  Analisis Komposisi Gizi dan Uji Antioksidan dalam Mie Daun Kelor Serta Kesukaan Konsumen &#13;
Mie basah merupakan makanan yang terbuat dari bahan utama tepung terigu dan disukai oleh masyarakat.  Selain berbahan terigu, mie juga dapat ditambahkan sayuran yang disebut dengan mie sayuran.  Tanaman kelor berasal dari suku Moringaceae, dia dapat memperkaya gizi bila dipergunakan dari campuran pembuatan mie.  Penelitian akan melakukan pengujian untuk menguji sifat organoleptik, kadar antioksidan, karbohidrat dan protein dari mie basah dengan perbandingan tepung terigu dan daun kelor.  Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan analisis data menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2013 dan uji Anova dengan aplikasi IBM SPSS Statistics 25.  Mie basah dengan perlakuan pertama MBTK sedangkan perlakuan kedua MBK serta diuji organoleptik dengan melibatkan 20 orang panelis.  Uji aktivitas antioksidan dengan metode 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH), penentuan kadar karbohidrat menggunakan metode Anthrone sedangkan kadar protein menggunakan metode Lowry.  Hasil penelitian uji organoleptik menunjukkan MBK yang disukai panelis.  Aktivitas antioksidan MBTK menunjukkan nilai IC50 yaitu 13,85 μg/mL sedangkan MBK menunjukkan nilai IC50 yaitu 8,29 μg/mL dari kedua perlakuan menunjukkan kekuatan antioksidan yang sangat kuat dimiliki perlakuan kedua.  Kadar protein MBTK 0,007 g dan MBK 0,051 g.  Kadar karbohidrat MBTK 2,93 g dan MBK 4,27 g.  Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh MBK memiliki kandungan antioksidan, protein dan karbohidrat yang relatif lebih tinggi serta uji organoleptik yang disukai oleh panelis.  &#13;
&#13;
Kata kunci : Kelor, Mie Basah, Antioksidan, Karbohidrat, Protein	&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTRITION - HEALTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ANTIOXIDANTS - APPLIED NUTRITION</topic>
 </subject>
 <classification>613.286</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119218</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 10:52:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 11:43:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>