ANALISIS PERPINDAHAN PANAS PADA ELECTRIC AIR HEATER UNIT ASP (AIR SEPARATION PLANT) DI PT. PUPUK ISKANDAR MUDA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PERPINDAHAN PANAS PADA ELECTRIC AIR HEATER UNIT ASP (AIR SEPARATION PLANT) DI PT. PUPUK ISKANDAR MUDA


Pengarang

RIYO DWIJAYANTO MAROYO - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604102020007

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

621.402 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Electric Air Heater atau pemanas udara merupakan salah satu komponen utama dari ASP (Air Separation Plant) yang berfungsi mengeringkan molecular sieve (alat pemisah kandungan HO dan CO dari udara). Temperatur yang dibutuhkan untuk proses pengeringan molecular sieve 270 'C, namun apabila temperatur yang diberikan electric air heater ke molecular sieve tidak tercapai maka berakibat terjadi keterlambatan proses produksi di ASP. Prinsip kerja dari pemanas udara ini yaitu udara yang masuk ke dalam saluran masuk dari shell akan melewati tubular heater (tube/pipa pemanas) yang tersusun di dalamnya, sehingga akan terjadi perpindahan panas dari tubular heater ke fluida yang mengalir. Pemanas udara yang ini termasuk dalam jenis immersion heater. Desain temperatur keluarnya 280 "C tetapi setelah beberapa tahun pemakaian temperaturnya menurun, sehingga perlu dilakukan kajian mengenai penyebabnya. Dari hasil perhitungan itu menunjukan perencanaan ini sudah benar kalau semua peralatan dipemanas udara ini berfungsi dengan baik, tetapi kenyataannya operasional terjadi penurunan temperatur, maka hal ini terjadi kerusakan pada bagian bagian electric air heater yang tidak berfungsi. Setelah dihitung, pada saat terjadi kerusakan efektifitas penukar kalornya 58% dan setelah dilakukan perbaikan efektifitas penukar kalornya kembali sesuai kondisi standar operasional yaitu 77%



Kata kunci: electric air heater, perpindahan panas, efektifitas penukar kalor.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK