<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119198">
 <titleInfo>
  <title>STUDI ANALISIS JARINGAN AKSES RADIO PITA LEBAR BERBASIS LMDS (LOCAL MULTIPOINT DISTRIBUTION SYSTEM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulfan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi akses  untuk mengusung  layanan pita  lebar terjadi pada semua media transmisi, baik serat optik, tembaga maupun jaringan radio. Perkembangan  teknologi   ini   berawal   pada   upaya   untuk   menyediakan   suatu infrastruktur akses  yang  mampu  menyediakan   akses  bagi  layanan-layanan  pita lebar yang berkecepatan  tinggi. Dalam jaringan radio, upaya-upaya untuk mengembangkan jaringan  akses   pita  lebar  tengah   berkembang,  salah  satunya adalah  LMDS (Local Multipoint  Distribution Systems).  Konsep dasar LMDS pada dasamya  adalah mengembangkan jaringan  distributif radio yang telah ada saat ini, yang umumnya  adalah jaringan satu arah atau broadcast,  menjadi suatu jaringan interaktif berbasis ATM.  Dengan konsep demikian, jaringan  interaktif LMDS dan distributif LMDS merupakan  sistem yang sama sekali  berbeda.  Dalam tugas akhir ini  dikaji  suatu  konsep  jaringan  LMDS   interaktif yang  diusulkan   oleh  badan standar   DA VIC  (Digital  Audio   Visual  Council)  .       Usu Ian   DAVIC   ini   serupa dengan   usulan  ETSI  (European  Telecommunication  Standard  Institute)   untuk sistem   distributif.  Kedua   badan   standar   ini  mengembangkan  standar   LMDS sampai  pada  tahap  pengolahan   sinyal  baseband.  Sedangkan   alokasi  frekuensi yang dikaji dalam tugas akhir ini merupakan  usulan dari FCC ( Federal Coommunication Commission).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119198</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 19:36:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 19:36:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>