<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119196">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENCAMPURAN DAHAN MORTAR TANPA AIR TERHADAP STABILITAS CAMPURAN ASPAL PORUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Furqaan Hidayat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tugas   akhir  ini  berjudul   ''Pengaruh    Pencampuran   Bahan   Mortar   Tanpa   Air Terhadap Stabilitas Campuran Aspal Porus&quot;. Tingginya kadar rongga di dalam campuran  aspal porus mengakibatkan luas permukaan  film aspal yang mengalami pemanasan    dan oksidasi   meningkat   sehingga   mengurangi   kemampuan   bahan pengikat   dalam   mempertahankan   agregat.    Dampak    dari   itu   semua   adalah penurunan   stabilitas   lebih  cepat.  Salah  satu  altematif penanggulangan masalah tersebut    adalah    memperkecil     kadar    rongga    dengan    pencampuran     bahan mortar tanpa   air.  Tujuan  dari  penelitian   ini adalah  untuk  mengetahui   pengaruh pencampuran  bahan  mortar  tanpa  air terhadap  stabilitas,  durabilitas  dan permeabilitas  campuran   aspal  porus.  Hasilnya  dibandingkan   dengan  campuran aspal  porus  tanpa  penambahan bahan  mortar  tanpa  air. Agregat  yang  digunakan adalah  batu  pecah  bergradas i terbuka  dan sebagai  pengikat  digunakan  rubberized asphalt,   merupakan   penambahan   5%  solid  ban  dalam   bekas   ke  dalam   aspal penetrasi 60-70. Pada tahap awal cliran cang campuran  aspal porus yang memenuhi spesifikasi  pada  KRAO.  Benda  uji akhir  untuk  penelitian   adalah  48  buah,   12 benda  uji campuran   aspal  porus  yang  memenuhi   spesifikasi  dan 36  benda  uji campuran  aspal porus dengan  campuran  bahan mortar  tanpa air. Seluruh benda uji dipadatk.an   sebanyak   2   x   35   tumbukan.   Pengujian   yang   dilakukan    adalah pengujian  Marshall,   Marshall   rendaman   dan permeabilitas.   Berdasarkan   hasil- hasil    penelitian    diperoleh    informasi   bahwa    campuran    aspal    porus    tanpa penambahan   bahan  mortar  tanpa  air  menghasilkan   stabilitas  Marshall  rata-rata&#13;
509,63  kg. VIM  17,40%,  durabilitas   80,57%,  dan koefisien  permeabilitas   0,445 cm/detik  pada KRAO 6,45%.  Sedangkan  campuran  aspal porus dengan  tambahan&#13;
bahan  mortar tanpa air seberat  5,75% dari berat campuran  menghasilkan  stabilitas marshall   rata-rata   814,08   kg,  VIM   6,53%,  durabilitas   91,76%   dan koefisien permeabilitas 0,023  cm/detik  pada kadar  rubberized  asphalt 7,45%. Penambahan bahan mortar tanpa air dapat meningkatkan stabilitas dan durabilitas,  namun salah satu  sifat  teknis  campuran   aspal  porus  yaitu  permeabilitasnya  menurun.  Hasil analisis  varian  menginformasikan  bahwa  variasi  kadar  rongga  dalam  campuran (VIM)	berpengaruh     nyata    terhadap     nilai-nilai     stabilitas,     durabilitas     dan permeabilitas  campuran  aspal porus.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119196</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 15:49:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 15:49:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>