<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119190">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN INTENSITAS NYERI BERDASARKAN KEBIASAAN MEROKOK PADA PENDERITA LOW BACK PAIN DI POLIKLINIK SARAF RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ZAHRAN FAHRIZA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Merokok merupakan suatu kebiasaan buruk yang dimiliki oleh banyak orang di seluruh belahan dunia. Akibat dampak buruk yang dapat diberikannya ke suatu individu, kebiasaan ini menjadi faktor resiko bagi banyak sekali penyakit, dan Low Back Pain adalah salah satunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan intensitas nyeri berdasarkan kebiasaan merokok pada penderita Low Back Pain. Penelitian ini dilakukan dengan studi analitik observasional dan rancangan cross-sectional. Data diperoleh lewat wawancara dengan 116 pasien dengan diagnosis Low Back Pain di Poliklinik Saraf RSUDZA Banda Aceh yang dipilih dengan metode nonprobability consecutive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri yang dikeluhkan oleh responden meningkat sejalan dengan semakin beratnya kebiasaan merokok yang dimiliki para responden. Berdasarkan uji Mann-Whitney U-Test, didapatkan nilai p yang kurang dari 0,05 pada kelompok perokok sedang dan kelompok perokok berat saat diuji dan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan pengaruh kebiasaan merokok yang lebih bermakna pada perokok sedang dan berat dibandingkan dengan pada perokok ringan. Dengan demikan, dapat disimpulkan bahwa nyeri yang dirasakan oleh suatu individu dapat menjadi semakin intens seiring dengan meningkatnya tingkat kebiasaan merokok individu tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119190</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 12:17:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 14:33:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>