<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119187">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIASI FAKTOR AIR SEMEN (FAS) TERHADAP SIFAT-SIFAT MEKANIS BETON BUSA MUTU TINGGI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Husnul Jannati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beton  busa (foamed concrete)  merupakan  salah  satu jenis  beton  ringan yang bahan campurannya terdiri dari semen, air, dan busa (foam). Penelitian ini bertujuan  untuk  mengetahul  pengaruh  variasi  faktor air semen  (FAS)  terhadap&#13;
sifat-sifat mekanis beton busa mutu tinggi, seperti h]at tekan. kuat tarik belah, dan kuat tarik lentur beton busa. Beton busa mutu tinggi,  (kuat tekan &gt;37MPa) dapat digunakan  sebagal  pengganti  beton  nomal  untuk  elemen  struktural  tertentu.Parameter yang diteliti  dalam penelitian ini  dibatasi pada FAS  0,25;  0,30;  dan 0,35  serta  specific gravity (SG)   I,6 dan   I,8.  Pengujian  sifat  mekanis  yang dilakuhan terdiri dari uji tekan menggunakan benda uji kubus  berukuran 10 cm x 10 cm x  10 cm sebanyak 30 buah benda uji, uji tarik belah menggunakan benda uji silinder berdiamcter 15 cm dan tinggi 30 m sebanyak 18 buah benda uji, serta uji tarik lentur menggunakan benda uji balok berukuran 40 cm x  10 cm x  10 cm sebanyak  18  bunh  benda  uji.  Semua  pengujian  dilakukan pada  umur  28  hari, kecuali pada FAS 0,3   dengan SG I,8  dilakukan pengujian pada umur 28, 56, 84, 112,  dan  140  hari  untuk  melihat  faktor  umur.  Hasil  pengujian  menunjukkan bahwa variasi  FAS  berpengaruh  terhadap  sifat-sifat  mekanis  beton  busa  mutu tinggi.  Hasil pengujian untuk FAS  025   dengan 2  variasi  SG yaitu  I,6 dan  I,8 pada umur  28  hari  diperoleh  peningkatan  kuat  tekan  142%.  Untuk  FAS  0,30 dengan 2 variasi SG yaitu  1,6 dan I,8 pada umur 28 hari diperoleh peningkatan kuat tekan 123%. Untuk FAS 0,30 SG 1,8 dengan 5 variasi umur benda uji yaitu 28, 56, 84,112, dan 140 hari diperoleh peningkatan kuat tekan 177%, peningkatan kuat  belah 137%, dan peningkatan kuat tarik lentur 137% pada umur uji 140  hari.  Untuk FAS 0,35 dengan 2 variasi SG yaitu  I,6 dan  1,8 pada umur 28 hari diperoleh peningkatan kuat  tekan 110%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119187</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 10:49:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 11:29:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>