<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119178">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN  PENGARUH KERAPATAN  TANAMAN TERHADAP EROSI PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT JEPANG  (ZOYSIA JAPONICA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.Ikhsan Sofyan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Erosi   merupakan  proses  hilangnya  partikel-partikel  tanah  permukaan  dari   suatu tempat  ke tempat  lain  yang disebabkan  oleh air hujan  atau  limpasan permukaan. Faktor-  faktor  penyebab  terjadinya  erosi  yaitu  iklim,  topografi,  tata  guna  lahan, kegiatan manusia dan vegetasi. Vegetasi  penutup lahan  berperan melindungi tanah dari pukulan air hujan tergantung pada tingkatan kerapatan tanaman.  Semakin tinggi tingkat kerapatan tanaman semakin kecil energi  kinetik hujan yang sampai ke tanah dan  semakin  kecil  pula  kemungkinan  erosi  yang  terjadi.  Penelitian  ini  bertujuan untuk melihat pengaruh kerapatan tanaman terhadap erosi pada lahan yang ditanami rumput  Jepang  (zoysia  japonica)  yang  dilakukan  di  Laboratorium  Hidroteknik Fakultas Teknik Universitas  Syiah Kuala dengan pemakaian  alat rainfall  simulator dan plot uji  pengamatan dengan ukuran  150  x 80 x 20 cm.  Pengamatan dilakukan dengan variasi kerapatan  tanaman  (0 %, 50 % dan  100%  dengan luas pengamatan&#13;
1,2 m), intensitas hujan (24,45, 28,89 dan 33,33 mm/5menit) dan kemiringan lereng&#13;
(0,  10 dan 30). Untuk memperoleh koefisien pengelolan tanaman pada tanaman rumput Jepang dilakukan kalibrasi antara erosi pengukuran dan erosi estimasi yang dihitung dengan menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE). Dari kalibrasi  diperoleh  nilai  koefisien  pengelolaan  tanaman  kerapatan  100%   untuk rumput Jepang (CRs) = 0,239,  lahan  kerapatan 50% acak (CRs) = 0,558 dan lahan&#13;
kerapatan  50% setengah (CRs) = 0,581. Nilai koefisien untuk rumput Jepang dapat&#13;
digunakan  untuk mengestirnasi  erosi  dengan metode USLE dengan syarat kondisi&#13;
lahan  tertutup  vegetasi  rumput  Jepang,  kerapatan  tanaman  100%  (tertutup  pen uh atau   rapat),   kerapatan   tanaman   50%   (setengah   lahan   tertutup   rumput)   dan karakteristik tanah tanah yang sama seperti pada penelitian ini. Dapat disirnpulkan bahwa pengaruh  intensitas hujan,  kemiringan  lereng dan kerapatan tanaman, yang paling berpengaruh dalam meningkatkan nilai erosi adalah kerapatan tanaman yang bervariasi, yaitu pada lahan kosong.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata  kunci  :   erosi  lahan,  kerapatan  tanaman,  intensitas hujan,  kemiringan  lereng, USLE, rumput Jepang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EROSION - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>627.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119178</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 09:40:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 10:37:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>