<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119176">
 <titleInfo>
  <title>PREDIKSI PENGGUNAAN LAHAN DAN ANALISIS PUSAT PELAYANAN PUBLIK KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Meutia Hanum Rahmaniar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA magister Matematika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh, sebagai pusat pembangunan di wilayahnya, dihadapkan pada serangkaian permasalahan kompleks, salah satunya adalah belum optimalnya sebaran pusat pelayanan publik di seluruh kota. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kondisi penggunaan lahan menggunakan metode markov chain dan memberikan gambaran sistem pusat pelayanan publik Kota Banda Aceh menggunakan metode Skalogram, indeks sentralitas, dan gravitasi. Berdasarkan analisis rantai Markov, prediksi penggunaan lahan menunjukkan bahwa lahan pemukiman, perkantoran dan perdagangan, pariwisata, peribadatan, dan olahraga akan terus meningkat, sementara kawasan perairan, ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang terbuka non-hijau (RTNH) akan terus menurun. Prediksi hingga tahun 2039 menunjukkan kondisi yang sudah mulai stabil. Analisis analisis skalogram yang memperhitungkan herarki berdasarkan jenis fasilitas yang tersedia, indeks sentralitas yang memperhitungkan herarki berdasarkan banyak fasilitas yang tersedia, dan interaksi gravitasi yang memperhitungkan besar kekuatan interaksi antar kecamatan menunjukkan bahwa Kecamatan Kuta Alam berpotensi menjadi pusat pelayanan utama di Kota Banda Aceh. Kecamatan ini memiliki fasilitas terbanyak dan terlengkap, didukung oleh nilai interaksi tertinggi. &#13;
Kata Kunci: Pusat Pelayanan Publik, Markov Chain, Skalogram, Indeks Sentralitas, Gravitasi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119176</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 07:50:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-05 08:27:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>