PENGARUH KADAR AIR TERHADAP STABILITAS LERENG JALAN TAKENGON-UWAK STA. 04+500 PROVINSI ACER DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KADAR AIR TERHADAP STABILITAS LERENG JALAN TAKENGON-UWAK STA. 04+500 PROVINSI ACER DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS


Pengarang

RIZA OFANSHA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101010066

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ruas Jalan Takengon-Uwak merupakan salah satu jalur transportasi darat di wilayah Propinsi Aceh yang mempunyai ketinggian lereng yang bervariasi. Gempa bumi, curah hujan dan ketinggian lereng sangat mempengaruhi kestabilan lereng pada ruas jalan tersebut. Analisis stabilitas ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng pada Jalan Takengon - Uwak STA. 04+500
Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh dengan menganalisa seberapa jauh pengaruh kadar air terhadap faktor keamanan (safety factor) lereng. Perencanaan stabilitas lereng tersebut dilakukan dengan menggunakan program Plaxis. Penggunaan metode ini memberikan kemudahan dan keakuratan dalam pemecahan masalah stabilitas lereng untuk memenuhi persyaratan keamanan stabilitas lereng. Berdasarkan analisis dengan program Plaxis pada ruas Jalan Jalan Takengon - Uwak STA. 04+500 yang memiliki kemiringan 76" dan kadar air 43,36% disimpulkan bahwa lereng tersebut tidak aman, sehingga perlu pengaturan kadar air dan kemiringan lereng. Setelah perubahan kadar air dan kemiringan pada lereng tersebut diperoleh hasil bahwa lereng pada ruas Jalan
Takengon-Uwak dikatakan memenuhi syarat aman dengan FS > 1,3 jika sudut
kemiringan lereng 30" dengan kadar air 18%-47%. Apabila sudut kemiringan
lereng di ubah menjadi 45' maka lereng tersebut akan aman sampai kadar air
mencapai maksimum 43,36%, dan apabila kemiringan lereng diubah menjadi 60",
65", dan 70" maka batas kadar air yang aman maksimum 37,54%. Pada kemiringan lereng asli (76") batas kadar air yang aman maksimum adalah
32,85%. Kestabilan lereng tersebut telah memenuhi syarat aman yang diizinkan
FS > 1,3 sesuai rekomendasi Djayaputra (1999), Bowles (1993), serta Liu dan
Evett (2005).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK