<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119165">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SEMEN PADA TANAH GAMBUT LAMBALEK ACEH JAYA TERHADAP PERUBAHAN SIFAT PENGEMBANGAN TANAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAUZAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gambut  merupakan  tanah  yang memiliki  kadar  air yang  tinggi  dan mengandung bahan  organik.  Penelitian   pengembangan   pada  tanah  gambut  dilakukan   untuk melihat    kemampuan    tanah    sehingga    menjamin   stabilitas    suatu   konstruk:si. Penelitian   ini bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh   semen  terhadap  perubahan nilai pengembangan  tanah gambut  setelah distabilisasikan.  Tanah yang digunakan pada  penelitian   ini  adalah   tanah   gambut   Desa   Lambalek,   Aceh  Jaya.  Tanah gambut  yang  diteliti  ini tergolong  gambut  dengan  kandungan   abu  tinggi  yang mengacu  pada klasifikasi  Litbang dan Prasarana  Transportasi  tahun 2001.  Semen yang digunakan  adaJah semen type-I diperoleh  pada  toko-toko material  yang ada di  kota  Banda  Aceh.  Penambahan  semen  pada  pengujian  ini  dilakukan  dengan variasi 0%, 3%, 6%, 9% dan 12% dari berat tanah kering. Benda uji untu.k pengembangan   dibuat  sebanyak   52  buah  dengan  variasi  campuran   semen  dan variasi waktu tunggu. Pengujian pengembangan mencakup pengujian swelling pressure danfree swelling yang diuji  pada  masa tunggu  O  hari, 3  hari dan 7 hari. Pengamatan  pengembangan dilakuk.an selama 24 jam. Hasil penelitian memperlihatkan  bahwa  penambahan  semen  dari 0% sampai  dengan  12% dengan masa    waktu    tunggu     yang    berbeda     terbukti     dapat    mempengaruhi     nilai pengembangan     pada    swelling   pressure    dan   nilai   free   swelling.    Nilai pengembangan  swelling pressure  dan free swelling  semakin   mengecil  dengan membesarnya persen campuran dan bertambahnya masa tunggu.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119165</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-04 19:59:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-04 19:59:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>