<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119151">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KECEPATAN MAKAN DAN ARAH PEMAKANAN HASIL PROSES MILLING AKHIR  MESIN CNC TU-3A TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muliadi Yanis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Produk   berkualitas  diperoleh   dari   adanya   proses   pemesinan   yang   baik Kekasaran permukaan  sangat dipengaruhi oleh kondisi pemesinan  akhir (finishing).  Pada penelitian ini proses pemesinan ak.hir (finishing) dibuat dalam dua arah pemakanan yaitu arah sejajar dengan proses roughing dan melintang atau tegak lurus dengan proses  roughing, dengan variasi kecepatan makan 90 mm/min, 120 mm/min,  150  mm/min dan 180  mm/min.  Untuk mengetahui tingkat kekasaran permukaan  di ukur dengan  menggunakan alat ukur Surfcom  480 A TSK  ZEISS.  Nilai  kekasaran permukaan  tertinggi  didapat  pada  pengukuran terhadap kecepatan makan 180 mm/min sebesar 1,246  µm untuk finishing arah pemakanan melintang dengan proses roughing. Sedangkan nilai kekasaran permukaan terendah didapat pada pengukuran dengan kecepatan makan 90 mm/min  sebesar  0,559  µm finishing  arah pemakanan  sejajar  dengan proses roughing.  Hasil penelitian menunjukkan  kecepatan makan dan arah pemakanan pada proses pengerjaan akhir (finishing) sangat berpengaruh terhadap kekasaran permukaan. Hal ini disebabkan karena pada finishing arah melintang depth ofcut (dalamnya pemakanan) yang terputus-putus  (intermittent cutting) sesuai dengan bentuk scallop yang  dimakan,  sehingga menyebabkan getaran pada pahat yang berdampakpada peningkatan kekasaran permukaan.&#13;
&#13;
Kata    kunci    :  Kecepatan Pemakanan, Arah Pemakanan, Kekasaran Permukaan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MILLING TOOLS</topic>
 </subject>
 <classification>621.91</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119151</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-04 12:58:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-04 13:08:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>