KAJIAN PENGARUB VARIASI KETINGGIAN PADA TANAMAN KAKU (RIGID VEGETATION) ERHADAP TAHANAN ALIRAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN PENGARUB VARIASI KETINGGIAN PADA TANAMAN KAKU (RIGID VEGETATION) ERHADAP TAHANAN ALIRAN


Pengarang

HARRY ASHARLY - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanaman jenis rigid dan flexible adalah tanaman yang umumnya ditemukan di dalam saluran-saluran.Tanaman yang digunakan sebagai sampel adalah tanaman rigid (kaku), yang dimaksud dengan tanaman rigid adalah tumbuhan yang kaku tidak berayun-ayun atau bergoyang-goyang pada saat di a1iri aliran air, Fleksibel sebaliknya dari rigid memiliki batang yang lunak dan lentur. Tanaman - tanaman yang sering dijumpai pada saluran irigasi adalah rumput air (Acorus Gramineus), enceng gondok (Eichhornia crassipes), Kangkung air (/pomoea aquatica Forsk), pandan tikar (Acorus Calamus), dan tumbuhan kayu-kayuan. Kehadiran tanaman tersebut dapat memperbesar tabaoan aliran yang berakibat terhadap perubahan debit aliran, maka dari itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk saluran dengan kondisi tanaman yang lazim ditemukan pada daerah Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh variasi ketinggian pada taoaman kaku terhadap tahanan aliran. Penelitian ini menggunakan tanaman rumput gajah (Pennisetum Purpureum Schumach) dengan 5 variasi ketinggian yaitu 9 cm, 27 cm, 36 cm, 45 cm dan 54 cm. Vegetasi akan ditanam pada tanah sepanjang 3 meter pada jarak. 6 meter dari hulu
saluran dan vegetasi ditanam dengan kerapatan 42 tanaman/m. Pengaliran
dilakukan padajlume kedap air dengan kerangka baja dengan dimensi panjang 15,46
m, lebar 0,5 m, serta tinggi 1 m. Parameter yang akan diuk:ur pada percobaan ini
adalah ketinggian air (h), kemiringan aliran (Sr). Dari basil pengukuran dan analisa diperoleh harga n berkisar antara 0,0426 pada kondisi tanpa tanaman untuk variasi dengan ketinggian 9 cm diperoleh n berkisar antara 0,051 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan variasi ketinggian tanaman mempengaruhi aliran dimana semakin tinggi tanaman semakin besar angka n yang diperoleh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK