Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI KEKUATAN SAMBUNGAN BATANG TARIK PELAT BAJA DENGAN ALAT SAMBUNG BAUT
Pengarang
MERY SILVIAN MD - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0241110061
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2007
Bahasa
Indonesia
No Classification
624.182 1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan sambungan batang tarik pelat baja bertampang dua dengan aJat sambung baut secara eksperimentaJ dan teoritis. Struktur yang ditinjau adalah pelat baja yang disambung dengan pelat baja dengan ketebalan yang sama menggunakan baut. Pelat baja yang digunakan terdiri dari pe lat tebal 8 mm dan 10 mm yang disambung dengan baut berukuran
0'i,",0{" dan 0 '/ masing-masing berjumlah tiga buah baut untuk masing•
masing sambungan. Pengujian sambungan batang tarik di laboratorium dilakukan dengan memberikan beban tarik secara perlahan-lahan sampai batang tarik menapai beban tarik ultimit. Sebagai tolak ukur dalam penelitian ini dilakukan pengujian benda uji sambungan pull out (satu buah baut) untuk mengetahui kekuatan satu baut dalam sambungan. Beban tarik ultimit hasil eksperimen benda uji sambungan penelitian (tiga buah baut) yang menggunakan pelat tebal 8 mm dengan diameter baut 0 '/ menghasilkan kekuatan tarik 3500 kg, pelat tebal 10 mm dengan diameter baut 0 '/" menghasilkan kekuatan tarik 3300 kg, pelat tebal
8 mm dcngan diameter baut 0 /" menghasilkan kekuatan tarik 10400 kg, pelat
tebal I0 mm dengan diameter baut 0 / menghasilkan kekuatan tarik 10000 kg. pelat tebal 8 mm dengan diameter baut 0 '/" menghasilkan kekuatan tarik 15800 kg dan pelat tebal 10 mm dengan diameter baut 0 '/" menghasilkan kekuatan tarik 15700 kg. Beban ultimit yang didapat dari hasil perhitungan teoritis benda uji sambungan penelitian yang menggunakan pelat tebal 8 mm dengan diameter baut O '/ menghasilkan kekuatan tarik 1438,278 kg, pelat tebal 10 mm dengan diameter baut 0 '/ menghasilkan kekuatan tarik 1438,278 kg, pelat tebal 8 mm dengan diameter baut 0 /" menghasilkan kekuatan tarik 4184,328 kg. pelat tebal IO mm dengan diameter baut 0 /" menghasilkan kekuatan tarik 4184.328
kg, pelat tebal 8 mm dengan diameter baut 0 '/5 menghasilkan kekuatan tarik
6259,884 kg dan pelat tebal 10 mm dengan diameter baut 0 '/ menghasilkan kekuatan tarik 6259,884 kg.
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI KEKUATAN SAMBUNGAN DATANG TARIK PELAT BAJA DENGAN ALAT SAMBUNG BAUT (JOLY SRIANTY, 2023)
STUDI REKUATAN SAMBUNGAN BATANG TARIK PELAT BAJA DENGAN ALAT SAMBUNG BAUT (SAMBUNGAN TAMPANG DUA MENGGUNAKAN EMPAT BUAH BAUT) (Norasanah, 2024)
KUAT LENTUR SAMBUNGAN BALOK KOLOM TIPE ORDINARY DAN EXTENDED END PLATE TERHADAP VARIASI TATA LETAK BAUT (ADIS AUFA RAFIQHI, 2025)
PERILAKU SAMBUNGAN BAUT PADA STRUKTUR BALOK PROFIL KANAL (C) FERROFOAM CONCRETE DENGAN TINGGI 450 MILIMETER SEBAGAI ALTERNATIF GELAGAR JEMBATAN (Irwansyah, 2016)
PENGARUH VARIASI METODE ROOT PASS TERHADAP PENGELASAN DISSIMILAR METAL BAJA KARBON DENGAN STAINLESS STEEL (Hasnita, 2026)