<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119095">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN  DINAMOMETER DAN DATA LOGGER UNTUK  MESIN BUBUT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Niva Hendri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam   industri   manufaktur   di   bidang   proses   pemesinan   sangatlah   logis   untuk mendapatkan  perhatian  lebih karena bidang ini secara umum meliputi sebagian  besar dari seluruh proses produksi yang ada.  Untuk mencapai proses pemesinan yang optimal, diperlukannya  data-data  proses pemesinan  yang  cukup  lengkap  dan  terus  mengikuti perkembangan  alat produksi  (mesin perkakas), perkembangan bahan (material), perkembangan proses produksi  (proses pemesinan)  serta perkembangan perangkat pengujian pemesinan itu sendiri.  Oleh karena itu,  diperlukan sebuah alat yang dirancang sedemikian rupa agar dapat  menunjang kondisi pemesinan yang optimal tersebut.  Gaya pemotongan  yang  timbul pada  pahal  dan  benda  kerja  akan  mengakibatkan  lenturan. Meskipun  lenturan  ini kecil,  mungkin sudah  cukup  untuk menjadi penyebab  kesalahan geometri produk maupun kerusakan yang dapat memperpendek  umur pahat.  Gaya potong yang  akurat  hanya  dapat  diperoleh  dengan  pengukuran  langsung  pada  saat proses pemotongan   logam   berlangsung   dengan   menggunakan   dinamometer.   Tujuan   dari penelitian  ini adalah  merencanakan  dan  membuat dinamometer  untuk mengukur gaya potong yang sesuai untuk mesin bubut dengan cara menggzmakan sensor (strain gauge) dan  membuat  data  logger  untuk  menampilkan  data  pengukuran  pada  LCD  (Liquid Crystal Display)  dan juga untuk menampilkan serta menyimpan data pengukuran pada komputer. Prinsip  kerja dinamometer didasarkan  pada pengukuran regangan  (defleksi) yang  dihasilkan  oleh pahat  akibat gaya  pemotongan. Untuk memperoleh  hasil yang optimal  diperlukannya  kalibrasi pada  dinamometer  tersebut.  Kalibrasi  adalah  suatu kegiatan pengujian dengan membandingkan dengan sesuatu yang sudah distandardkan, dalam   hal   ini  adalah   beban.   Data  yang  diberikan   oleh   dinamometer   kemudian ditampilkan dan disimpan pada komputer laptop  dengan menggunakan data logger.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci:  Dinamometer, Mesio Bubut, Data Logger&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LATHES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DYNAMOS</topic>
 </subject>
 <classification>621.313 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119095</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-03 12:09:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 11:17:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>