Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
INTERPRETASI KONTUR LAPISAN TANAH DI BAWAH PERMUKAAN (BEARING LAYER) DENGAN METODE ANDREAS MAHREL DAN PROGRAM SURFER (PADA ZONA A, KECAMATAN: BANDA RAYA, MEURAXA, LUENG BATA,BAITURRAHMAN, JAYA BARU, DAN KUTA RAJA)
Pengarang
Rismawan Hasry - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0404101010065
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi penyebalun kontur lapisan-lapism tanah dibawah pemtilaen yang meliputi lapisan tunah 3, lapisan tanah 2, lapisan tanch I, serftalapisan tanch pemukaan lunak tanah serta mencari letak dari variasi bearing layer di bawah permukaan tanah pada 6 lokasi Kecamatan di Kotamadya Banda Aceh yaitu Kec,Banda Raya,Kec. Meuraxa, Eec. Lueng Bata,Kee. Baiturrahman Kec. Jaya Bgru day Kec. Kuta Reje. Data yang dipakai merupakan hasil uji konus dari Cone PPenetration Teast (CPT) yang telah diambil oleh staf Lab Mekanika Tanah sebelumnya. Jumlah titik penelitian adalah sebanyak 46 titik sedangkan pengambilan data sebaran titik-titik penelitim diambil dengan GPS (Global Positioningng System), alat ini merupakan salah satu sistem navigasi satelit yang berfungsi untuk
mengetahui koordinat titik-titik yang diteliti. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program surfer.
Surfer merupakan salah satu perangkat lunak yang digunakan untuk pembuatan pet kontur dan permodelan 3D yang berdasarkan pada grid. Perangkat lunak ini merupakan plotting data tabular XYZ tak beraturan menjadi lembar titik-titik segi empat (grid) yang beraturan. Grid adalah serangkaian garis vertikal dan horizontal yang berbentuk segi
empat dan digunakan sebagai dasar pembentuk kontur dan surface 3D. Pada titik perpotongan antara garis vertikal dan garis horizontal disimpan nilai Z yang berupa kedalaman masing-masing tanah yang diteliti. Beberapa kriteria lapisan tanah yang di tentukan oleh Andreas Mahrel. Tanah lunak (soft layer) lapisan tanah lunak ini di katagorikan dengan nilai qc = 0 - 10 kg/cm2,tanah sedang (Moderatly Layer) lapisan tanah ini di katagorikan dengan nilai qc = 10 - 50 kg/cm2,tanah keras lapisan ini di katagorikan dengan nilai qc = .> 120 kg/cm2. Hasil dari pengolahan data ini menghasilkan4 sebaran lapisan dlbawah permukaan tanah beserta dengan tinggi dan kedalamannya. yaitu : soft layer, Moderately layer, compact layer dan stiff layer. Pada sebaran lapisan tanah lumk (soft layer) didapat angka kedalaman berkisar antara 0,4 m sampai dengan 3,6 m, lapisan tanah sedang (Moderately Layer) terdapat pada kedalaman 0,4 in sampal dengan 7,65 m. Pada sebaran lapisan tanah padat (compact layer) terdapat pada kedalaman 2 m sampai dengan 15,25 m sedangkan pada sebaran lapisan tanah sangat keras(Stiff layer) terdapat pada kedalaman 2.4 m
sampai dengan 20 m.
Tidak Tersedia Deskripsi
INTERPRETASI KONTUR LAPISAN TANAH BAWAH PERMUKAAN DENGAN METODE 3D SURFACE MAP UNTUK KAJIAN LIKUIFAKSI MENGGUNAKAN DATA CPT (Zeta Almira, 2021)
IMPLEMENTASI MARKOV CHAIN DALAM PREDIKSI KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA BANDA ACEH (SALEHA SIREGAR, 2024)
INTERPRETASI BEARING LAYERS DALAM ZONA PELAYANAN PUBLIK KOTA SLGLI (KUTA ASAN - TLJUE) DENGAN PROGRAM SURFER (Darwis, 2024)
INTERPRETASI BEARING LAYER (KONTUR LAPISAN TANAH KERAS) DIBAWAH PERMUKAAN DENGAN PROGRAM SURFER (KECAMATAN : SYIAH KUALA- ULEE KARENG - KUTA ALAM) (Fitria Phonna, 2024)
ANALISA RESAPAN AIR DI BAWAH PERMUKAAN PONDASI TANGGUL MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS 2D DI KRUENG ACEH (LAMNYONG), BANDA ACEH (Andri Abdilla, 2016)