STUDI MODEL FISIK BANGUNAN PEMECAH GELOMBANG HEXALEG TERPUTUS BAWAH AIR TERHADAP PERUBAHAN PROFIL PANTAI (BANGUNAN DI LUAR BREAKER ZONE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI MODEL FISIK BANGUNAN PEMECAH GELOMBANG HEXALEG TERPUTUS BAWAH AIR TERHADAP PERUBAHAN PROFIL PANTAI (BANGUNAN DI LUAR BREAKER ZONE)


Pengarang

Fachrianoza - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0304101010056

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar belakang penelitian ini adalah melindungi pantai dari erosi yang terjadi berlebihan tanpa hams mengurangi keindahan alami pantai (posisi mercu di bawah permukaan air) serta didasari pada penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya yang menggunakan submerged breakwater tipe menerus. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh konstruksi detached submerged breakwater (bangunan pemecah gelombang bawah permukaan terputus) yang diletakkan di luar breaker zone terhadap perubahan profit pantai dan beach nourishment (proses penambahan pasir) pada kondisi kedalaman air dan ketinggian gelombang yang berbeda, serta membandingkan profit pantai basil pennguku.ran dengan profil Bruun. Model detached submerged breakwater yang digunakan berbentuk trapesium yang terbuat dari susunan batu dengan lapisan pelindung depan, sisi dan atas menggunakan hexaleg dengan tinggi 23 cm, kemiringan sisi depan 1:2, sisi belakang 1:1 dan sisi samping 1 :0,5. Dimana hexaleg (konstruksi enam kaki) yang digunakan terbuat dari struktur beton bertulang. Kemiringan pantai yang digunakan pada penelitian ini adalah 1 :20 dengan tiga variasi kedalaman air yaitu 24 cm, 28 cm, dan 32 cm. Skala model yang digunakan adalah skala model tak distorsi dengan skala 1:20. Langkah percobaan pada penelitian ini terbagi atas tiga bagian yaitu model pantai tanpa bangunan pemecah gelombang, model pantai dengan bangunan pemecah gelombang terputus pada bagian sisi, dan terputus pada bagian tengah dengan lama pembangkitan gelombang untuk setiap runnya selama ± 5 menit. Hasil penelitian ini menunjukkan volume erosi dan sedimentasi yang terjadi pada profil pantai yang belum ada bangunan 1.192,5 c3' dan 6.098,5 cm3, pada profil pantai dengan detached submerged breakwater pada bagian sisi 916,8 cm3 dan
8.740,9 cm3 dan pada profit pantai dengan detached submerged breakwater pada
bagian tengah 1.822,4 cm3 dan 6870,8 cm3. Fungsi submerged breakwater dalam menahan pergerakan sedimen yang terjadi dapat tercapai berdasarkan total erosi dan sedimentasi yang. demikian juga proses beach nourishment yang diharapkan dari penggunaan konstruksi ini dapat tercapai. Hasil penelitian ini juga
menunjukkan persamaan Bruun h = 0, 141 x2/3 tidak dapat bandingkan dengan
profit pantai hasil pengukuran karena memiliki deviasi yang besar. Penelitian
serupa yang akan datang disarankan agar menggunakan kolam gelombang yang ukurann ya lebih lebar, sehingga bisa diterapkan model bangunan yang lebih lengkap serta menggunakan grid pengukuran dibawah 10 cm agar diperoleh ketellitian bentuk profil pantai.












Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK