PENGEMBANGAN KECAKAPAN HIDUP DI MAN 1 ACEH BESAR MELALUI PERMAINAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGEMBANGAN KECAKAPAN HIDUP DI MAN 1 ACEH BESAR MELALUI PERMAINAN


Pengarang

Diah Wieke Widowati - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Razali - 196510021992031001 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Iqbal - 198604252022071101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2006204020005

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Olahraga (S2) / PDDIKTI : 85101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Magister Pendidikan Olahraga., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
(Diah Wieke Widowati)
Tingkat pendidikan suatu bangsa menentukan ketangguhan kompetitif bangsa
yang bersangkutan, sehingga apabila tingginya tingkat lulusan sekolah tanpa
bekal keterampilan yang dibutuhkan untuk dapat bertahan hidup, maka akan
menyebabkan banyaknya angka pengangguran di Indonesia yang berpotensi
menimbulkan tingkat kriminalitas. Pelatihan kecakapan hidup dapat
meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang akan berdampak lebih lanjut
dalam menjalani hidup secara aktif, bertanggung jawab dalam pekerjaan dan juga
dalam perencanaan masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimanakah pengembangan kecakapan hidup melalui permainan pada siswa
MAN 1 Aceh Besar serta bagaimana perbedaan siswa MAN I Aceh Besar
sebelum dan setelah melakukan permainan yang mengandung kecakapan hidup.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development
(R&D) Borg dan Gall. Penelitian pengembangan tersebut memiliki langkahlangkah
berikut: 1) penelitian dan pengumpulan data (research and information
collecting), 2) perencanaan (planning), 3) penelitian draf produk (develop
preliminary form of product), 4) uji coba lapangan awal (preliminary field
testing), 5) merevisi hasil uji coba (main product revision), 6) uji coba lapangan
(main field testing), 7) penyempurnaan produk hasil uji lapangan (operational
product revision), 8) uji pelaksanaan lapangan (operational field testing), 9)
penyempurnaan produk hasil (final product revision), dan 10) diseminasi dan
implementasi (dissemination and implementation). Data dikumpulkan
dikumpulkan dengan menggunakan tes skala kecakapan hidup bidang olahraga,
selanjutnya nilai data tersebut dilakukan pengolahan data dengan menghitung
persentase. Berdasarkan hasil analisis data siswa MAN I Aceh Besar sebelum
melakukan kegiatan pengembangan kecakapan hidup memperoleh persentase
sebanyak 10% pada kategori sangat tinggi, sebanyak 77% masuk pada kategori
tinggi dan sebanyak 13% masuk pada kategori sedang. Setelah melakukan
kegiatan pengembangan kecakapan hidup berbasis permainan dapat diketahui
sebanyak 65% pada kategori sangat tinggi (mengalami peningkatan sebanyak
55%), kategori tinggi setelah adanya pengembangan kecakapan hidup mengalami
penurunan dari sebelumnya yakni sebanyak 33%. Sedangkan, 2% pada kategori
sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk ini dapat mempengaruhi
kecakapan hidup peserta didik melalui permainan pada pembelajaran pendidikan
jasmani, olahraga dan kesehatan.
Kata kunci: Kecakapan Hidup, Permainan, Siswa

ABSTRACT (Diah Wieke Widowati) The level of education of a nation determines the competitive resilience of the nation concerned, so that if the high rate of school graduates without the provision of skills needed to survive, it will cause a large number of unemployed in Indonesia which has the potential to increase the crime rate. Life skills training can improve critical thinking skills which will have a further impact on living life actively, being responsible at work and also in planning for the future. This study aims to find out how the development of life skills through games for students of MAN 1 Aceh Besar and how the students of MAN I Aceh Besar differ before and after playing games that contain life skills. The research method used is the Borg and Gall Research and Development (R&D) method. The development research has the following steps: 1) research and data collection (research and information collecting), 2) planning (planning), 3) product draft research (develop preliminary form of product), 4) initial field trials (preliminary field testing), 5) revising the results of the trials (main product revision), 6) field trials (main field testing), 7) product improvement from field tests (operational product revision), 8) field implementation tests (operational field testing) , 9) final product revision, and 10) dissemination and implementation. The data collected was collected using a life skills scale test in sports, then the value of the data was processed by calculating the percentage. Based on the results of data analysis, students of MAN I Aceh Besar before carrying out life skills development activities obtained a percentage of 10% in the very high category, 77% in the high category and 13% in the medium category. After carrying out game-based life skills development activities, it can be seen that as much as 65% are in the very high category (an increase of 55%), the high category after the development of life skills has decreased from the previous which was as much as 33%. Meanwhile, 2% in the medium category. So it can be concluded that this product can affect the life skills of students through games in learning physical education, sports and health. Keywords: Life Skills, Games, Students

Citation



    SERVICES DESK