<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119072">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KEMIRIPAN POLA SIDIK BIBIR PADA ORANG TUA DAN ANAK DI KECAMATAN SIMPANG KIRI SUBULUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadia Zulmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Nama			: Nadia Zulmi&#13;
Program Studi	: Pendidikan Dokter Gigi&#13;
Judul Penelitian	: Gambaran Kemiripan Pola Sidik Bibir pada Orang Tua dan Anak di Kecamatan Simpang Kiri Subulussalam&#13;
&#13;
&#13;
Sidik bibir adalah metode yang digunakan dalam odontologi forensik, yang dikenal dengan istilah Cheiloscopy. Penyelidikan yang dilakukan berguna untuk mengetahui penyebab, dan cara kematian terutama pada mayat tak dikenal seperti korban bencana massal. Selain itu, tidak menutup kemungkinan bahwa penyelidikan yang dilakukan dapat digunakan untuk mengidentifikasi tersangka kriminal, dan orang hilang. Terlepas dari fakta bahwa banyak penelitian yang telah membuktikan pola sidik bibir selalu khas dan unik pada setiap individu, sidik bibir juga terlihat memiliki kemiripan antar keluarga, hal ini menunjukkan kemungkinan pewarisan pola sidik bibir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemiripan pola sidik bibir menurut klasifikasi Suzuki dan Tsuchihashi pada orang tua dan anak di Kecamatan Simpang Kiri Subulussalam. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yang dilakukan pada 100 subjek yang dikelompokkan dalam kategori keluarga dua generasi (orang tua dan anak), dimana subjek dibedakan berdasarkan kelompok peran dikeluarga, terdiri dari Ayah, Ibu, Anak laki-laki dan Anak perempuan yang berdomisili di Kecamatan Simpang Kiri Subulussalam. Sidik bibir dicetak dengan media lipstik dan selotip kemudian dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sidik bibir tipe I merupakan pola sidik bibir yang paling sering ditemukan pada sebagian besar subjek baik laki-laki maupun perempuan. Kemiripan pola sidik bibir antara ayah dan kedua anak lebih tinggi dibandingkan dengan ibu dan kedua anak. Kesimpulan: Pola sidik bibir antara orang tua dan anak memiliki kemiripan tetapi tidak terdapat kemiripan yang kuat antara pola sidik bibir orang tua dan anak di Kecamatan Simpang Kiri Subulussalam. &#13;
Kata Kunci: Cheiloscopy, Sidik Bibir, Silsilah Keluarga, Pewarisan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FORENSIC DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>614.18</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119072</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-02 15:50:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 11:25:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>