<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119071">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH RASIO HIDROKSIAPATIT-GELATIN SEBAGAI KANDIDAT BIOKOMPOSIT SCAFFOLD TERHADAP KEKUATAN TEKAN.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Atia Faradilla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kerusakan pada tulang membutuhkan penanganan yang tepat. Dalam beberapa tahun terakhir dengan inovasi dalam teknologi jaringan tulang, biomaterial berfokus pada 	desain scaffold secara fisikokimia yang cocok untuk perlekatan sel, proliferasi, diferensiasi, dan pembentukan jaringan spesifik organ. Adapun biomaterial yang berpotensi untuk diaplikasikan sebagai material scaffold diantaranya adalah HAp-Gelatin. Pada beberapa penelitian telah disebutkan bahwa dari kombinasi ini dapat menghasilkan sifat terbaik terhadap kuat tekan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio hidroksiapatit-gelatin sebagai kandidat biokomposit scaffold terhadap kekuatan tekan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris yang menggunakan 20 buah spesimen biokomposit hidroksiapatit-gelatin dengan rasio 7:3, 6:4, 5:5, 4:6, dan 3:7. Biokomposit HAp-Gelatin dikarakterisasi untuk melihat gugus fungsi dari bahan pembentuk yang terkandung didalamnya menggunakan FT-IR, kemudian dilanjutkan dengan uji kekuatan tekan. Nilai kekuatan tekan yang diperoleh dalam rentang 0,22-0,44 MPa. Nilai kuat tekan yang didapatkan memiliki rata-rata yang hampir serupa antar satu rasio dengan rasio lainnya, dengan nilai kuat tekan tertinggi pada rasio 6:4, yaitu 0,439 MPa dan nilai kuat tekan yang paling rendah pada rasio 4:6, yaitu 0,222 MPa. Hasil analisis data menunjukkan tidak terdapat pengaruh perbedaan  rasio Hidroksiapatit-gelatin terhadap kekuatan tekan Biokomposit  Scaffold.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Biokomposit, hidroksiapatit, gelatin, scaffold, rekayasa jaringan dalam kedokteran gigi, Kekuatan Tekan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119071</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-02 15:48:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-02 16:27:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>