<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119066">
 <titleInfo>
  <title>KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH MATERIAL ISOLATOR TERMAL PADA TANGKI AIR PANAS SISTEM RECOVERY PANAS BUANG AIR CONDITIONER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Abyan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Air conditioner water heater (ACWH) sebagai bentuk alternatif penghematan energi yang digunakan untuk memanaskan air. Alat ini membutuhkan tangki yang didalamnya berisi koil pemanas yang dihubungkan ke sistem air conditioner (AC) pada pengunaan nya. Tujuan tangki ini yaitu untuk menyerap panas dan menyimpan energi panas. Untuk menjaga air tetap panas diperlukan penyimpanan yang dapat memperlambat perpindahan panas ke lingkungan, sehingga dibutuhkan isolator termal dalam tangki ACWH dengan beberapa variasi jenis isolator termal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perpindahan panas air. Pengujian ini dilakukan dengan mengkaji unjuk kerja isolator termal pada tangki air. Ada 3 jenis variasi isolator termal yang diuji yaitu rockwool, sekam padi dan kapuk dengan ketebalan setiap isolator 5 cm. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengisi air ke dalam tangki air ACWH dan isolator dimasukkan ke dalam isolator case dilanjutkan dengan menyalakan ACWH dengan suhu 18ºC selama satu jam kemudian mengukur kenaikan temperatur air selama 1 jam dengan interval 5 menit. Tahap selanjutnya yaitu mematikan AC dan mengukur penurunan temperatur air didalam tangki terhadap waktu selama 2 jam dengan interval waktunya 15 menit. Dari ketiga isolator yang telah diuji dapat disimpulkan bahwa isolator termal kapuk memiliki kemampuan paling tinggi dalam mempertahankan laju perpindahan panas dengan nilai konduktivitas yang rendah 0,03 W/m.K kapuk terbukti mempunyai kemampuan paling tinggi dalam mempengaruhi efektivitas tangki air panas. Laju perpindahan panas kapuk memiliki nilai akhir sebesar 40,10 kW, diikuti oleh isolator termal rockwool 40,14 kW dan isolator termal sekam padi 40,18 kW.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MACHINE ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119066</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-02 13:09:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 11:29:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>