<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119063">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI  MODEL  KEBUTUHAN DAYA POMPA  PADA REOLOGI  BAHAN PANGAN CAIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Darwin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada proses  pengolahan  makanan  yang bertujuan  untuk memperpanjang  masa simpan bahan pangan tersebut, proses perpindahan  produk dari  satu tempat ke tempat yang lain merupakan sebuah operasi yang mendasar dan sangat penting. Sistem transpor bahan pangan cair merupakan hal yang penting sebelum bahan dikemas. Hal  ini sangat diperlukan untuk menjaga kebersihan produk sehingga dapat tercapai kualitas yang baik. Reologi  yang  mencakup  pembahasan  tentang  aliran  fluida,   yang  mana  merupakan segmen yang penting dari industri  pengolahan pangan, keutamaan  reologi  yaitu dapat menjelaskan banyak konsep yang dihubungkan dengan aliran fluida yang bisa digunakan pada penjelasan dari: (a) aliran suspensi, (b) aliran dari  produk granular atau tepung (c) produk pangan  solid, yang mana sangat penting ketika mendiskusikan  tentang tekstur pangan. Pada penelitian ini dapat dipelajari metode kuantitatif untuk menjclaskan karekteristik  aliran  dan  ekspresi  matematik  yang berguna  pada  penentuan  daya  yang dibutuhkan untuk mentransfer bahan pangan cair.&#13;
Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mensimulasikan  sistem  kebutuhan  daya  pompa pada reologi  bahan pangan cair dengan menggunakan bahasa pemrograman  Visual  Basic&#13;
6.0 untuk mengetahui pengaruh dari  perubahan beberapa parameter terhadap daya yang dibutuhkan oleh pompa sehingga pompa dapat mentransfer bahan  pangan cair dengan efektif.&#13;
Berdasarkan simulasi yang dilakukan bahwa, semakin tinggi nilai koefisien konsistensi (m) dan indeks perilaku aliran (n), maka daya yang dibutuhkan juga semakin besar.  Hasil  simulasi  yang  dilakukan  pada  sampel  susu  kental-30%  fat.  pada  saat ketinggian dari tangki  penerima ke ground tangki penyuplai  (Z) sama dengan 9 m, maka&#13;
besarnya daya pompa (P) yang dibutuhkan adalah 0,0754 kW,  pada saat Z bertambah sampai  11  m, maka P juga  bertambah menjadi  0,0918  Kw.  Ketika ketinggian  produk dalam tangki penyuplai (Z)  3  m, maka daya pompa (P) adalah 0,0754 kW.  Pada saat Z&#13;
bertambah  4,5 m,  maka  P  bcrkurang menjadi  0,0632 Kw. Pada saat panjang  pipa (L) 32&#13;
m,  maka daya  pompa  (P)  yang dibutuhkan  yaitu 0,0754  kW,  pada saat  L  ditambah panjangnya 40 m, maka P juga meningkat menjadi_0,0758 Kw.  Pada saat diameter pipa (D)  sama dengan 2 inci  dan panjang pipa (L) 32 m, maka daya (P) yang dibutuhkan yaitu 0,0754 kW. Pada saat D diperbesar menjadi 3,5 inci dan panjang pipa ditambah menjadi 40 m, maka daya pompa (P) berkurang menjadi 0,0722 kW. Pada saat D sama dengan 2 inci  dengan jurnlah Heat  Exchanger  1     unit,  maka daya yang dibutuhkan yaitu&#13;
0,0754 kW. Ketika D diperbesar ukurannya menjadi  3,5 inci  dengan jumlah penggunaan&#13;
Heal Exchanger ditambah menjadi  4 buah maka daya pompa (P) yang dibutuhkan juga&#13;
meningkat menjadi  0,1403  kW. Pada saat jumlah  keran (q) 2 buah, maka susut energi karena  gesekan  pada  keran  (Ef,s)  adalah   1,2586  J/Kg  dengan  daya  yang  dibutuhkan&#13;
0,0754 Kw.  Pada saat q bertambah jumlahnya  menjadi  6 buah maka besarnya Ef, juga&#13;
bertambah  menjadi  2,5536 J/Kg  dengan daya  pompa (P) yang dibutuhkan  meningkat&#13;
menjadi 0,0765 kW.&#13;
Pada   saat  jumlah  siku   (b)  8   buah  maka   Ef,  adalah  0,8363  J/Kg   dengan   daya &#13;
pompanya adalah  0,0754  kW.  Pada saat jumlah siku (b) ditambah menjadi  12  buah maka Ef  juga  meningkat  menjadi   1,  2544  J/Kg  dan  daya  pompa  juga  meningkat  menjadi&#13;
0,0758  kW.  Pada  saat jumlah  penggunaan Tee  I   buah  maka  daya  (P) yang  dibutuhkan&#13;
0,0754   kW.   Pada  saat  jumlah  Tee   ditambah    menjadi  4  buah   maka   daya   (P)  yang dibutuhkan juga meningkat menjadi  0,0759kW.&#13;
Pada  saat  D sama  dengan  2  inci  dan jumlah siku  (b)  pada  sistem  8  buah  siku&#13;
maka daya  (P)  yang  dibutuhkan yaitu 0,0754  kW,  kc'ka diameter pipa  (D) diperbesar menjadi  3,5  inci  dan jumlah siku  (Elbow)  ditambah menjadi  12  buah  maka  daya  pompa&#13;
(P) yang dibutuhkan  berkurang menjadi  0,0722  kW.  Pada saat D sama dengar  2 inci dan&#13;
jumlah keran  (q) pada  sistem  2 buah,  maka  daya  (P) yang  dibutuhkan  yaitu 0,0754  kW.&#13;
Ketika   D»   diperbesar  menjadi  3.5  inci  dan  jumlah  keran   (q)  pada   sistem   ditambah menjadi  6 buah  keran.  maka daya  pompa  (P) yang dibutuhkan berkurang menjadi  0,0723 kW.  Pada  saat  diameter (D)  sama  dengan  2  inci  dan jumlah  Tee  adalah   I    buah,  maka&#13;
daya  (P) yang  dibutuhkan  yaitu 0.0754  kW.  Pada saat D diperbesar ukurannya menjadi&#13;
3,5  inci  dan  jumlah  Tee  ditambah  menjadi  4  buah.  maka  daya  pompa   (P)  berkurang menjadi  0,0722  kW.&#13;
Pada  saat  L sama  dengan  32 m dan  q sama  dengan  2 buah  keran  maka  daya  (P) yang  dibutuhkan yaitu  0,0754  kW.  Ketika  panjang pipa (L) di tam bah menjadi  40 m dan jumlah   keran   (q)     juga  ditambah    menjadi   6  buah   keran,   maka   daya   pompa   yang dibutuhkan juga bertambah menjadi  0,0769  kW.  Pada  saat  L sama  dengan  3 m     dengan siku  (b) sama  dengan  8  buah  maka  daya  pompa  (P) sama  dengan  0,0754  kW.  Ketika  L bertambah   menjadi  40  m dan  siku  (Elbow) juga ditambah  menjadi   12  buah,  maka  daya pompa   (P)  yang  dibutuhkan  juga   meningkat  menjadi   0,0762   kW.   Pada  saat   L  sama dengan  32 m dengan  Tee  I      buah,  maka  daya  pompa  (P)  yang  dibutuhkan sama  dengan&#13;
0,0754  kW.  Ketika  L ditambah   menjadi  40  m dan  Tee juga ditambah  menjadi  4  buah maka daya (P) yang dibutuhkan juga meningkat mcnjadi  0,0763  kW.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119063</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-02 12:12:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-02 12:12:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>