<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119029">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BERBAGAI AMANDEMEN TANAH TERHADAP KARAKTERISTIK AGRONOMI DAN SERAPAN HARA BEBERAPA GALUR PADI PADA SAWAH BUKAAN BARU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irwan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Agroekoteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Padi merupakan komoditi strategis yang terus meningkat kebutuhannya. Upaya peningkatan produksi beras dilakukan dengan berbagai cara diantarnyanya dengan bukaan sawah baru. Sawah baru umumnya mempunyai tingkat kesuburan yang rendah sehingga perlu diberikan amandemen tanah dan dilakukan penanaman varietas unggul maupun lokal yang bersifat unggul. Penelitian bertujuan untuk melihat karakter argonomi dan serapan hara dari galur yang diteliti pada sawah bukaan baru. Penelitian ini dilaksanakan di Bueng Tujoh Desa Atong, Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar pada lahan sawah yang dicetak pada tahun 2019. Penelitian ini dilaksanakan pada musim tanam Agustus sampai Desember 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok 3X6 dengan 3 ulangan sehingga terdapat 18 kombinasi perlakuam dan 54 satuan percobaan. Faktor yang diteliti adalah amendemen tanah dari A0 (tanpa pembenah tanah), A1 (pembenah tanah biochar 20 ton per hektar), A2 (pembenah pupuk kandang 20 ton per hektar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara amandemen tanah dan galur yang diteliti terhadap tinggi tanaman 6 minggu setelah tanam (MST), tinggi tanaman waktu panen, berat berangkasan kering, berat berangkasan basah. Jumlah anakan saat panen, berat gabah perumpun, jumlah daun saat panen, jumlah malai, berat akar kering, berat tajur kering, rasio akar tajuk, indek panen, serapan nitrogen, serapan fosfat, serapan kalium pada tajuk tanaman padi. Terdapat  perbedaan sifat agronomi dan serapan hara pada amandemen tanah yang berbeda yang ditanami dengan galur yang berbeda. Pembenah tanah pupuk kandang lebih efektif meningkatkan serapan hara N, P dan K pada sawah bukaan baru. Serapan nitrogen tertingggi terdapat pada tajuk, TG IRBB 27 , yaitu 1,50% serapan P tertinggi terdapat pada perlakukan pupuk kandang pada varietas Sigupai yaitu 0,27% sedangkan serapan K tertinggi terdapat pada perlakuan pembenah tanah biochar dengan varietas Sigupai yaitu 0,22%. Potensi Hasil tertinggi tedapat pada inpari 42 yaitu 4,92 t ha-1 yang berbeda nyata dengan galur lainnya pada sawah bukaan baru. Amandemen tanah dapat meningkatkan kesuburan tanah dan hasil padi pada lahan bukaan baru.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Biocar, Galur Padi, Pupuk Kandang, Serapan Hara.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119029</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-29 17:54:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-02 09:23:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>