<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118998">
 <titleInfo>
  <title>PENINGKATAN  KUALITAS CITRA (IMAGE ENHANCEMENT) DOKUMEN KUNO DIGITAL BERBASIS TRANSFORMASI WAVELET</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Heri susanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pelestarian dokumen kuno merupakan keharusan, sebab dokumen-dokumen  kuno ini memiliki nilai  sejarah yang sangat penting untuk dipelajari dan dilestarikan.  Pendigitalan  dokumen kuno merupakan sebuah solusi agar dokumen tersebut lebih mudah untuk dipelajari tanpa takut terjadi kerusakan pada dokumen aslinya. Dokumen kuno ini seringkali terkena kotoran atau mengalami perubahan karena disimpan dalam waktu  yang lama.  Contoh perubahan/kotoran antara  lain: perubahan latar belakang kertas menjadi kecoklatan atau bercak-bercak hitam, bayangan tulisan tembus  dari  belakang kertas  karena  terkena air.  Tugas akhir  ini  mengajukan penggunaan algoritrna  berbasis  Wavelet Haar untuk menghilangkan  bercak-bercak hitam dan  bayangan tulisan  pada  kertas.  Dalam  wavelet  citra akan  melewati  dekomposisi  yang  membagi  citra menjadi  koefsien  aproksimasi  dan  koefisien detail.  Energi  yang besar umumnya berada pada koefisien aproksimasi.  Sedangkan  koefisien  detail biasanya melambangkan  tepian  (edge) citra, dan noise umumnya  berada pada koefisien detail. Berdasarkan  percobaan dan ditinjau dengan metode MOS (mean opinion score),  dengan meainggikan dan mengecilkan sebahagian  nilai koefisien aproksimasi    dan meminimalisir nilai  koefisien detail, umumnya citra  rekontruksi yang dihasilkan lebih  baik (bercak-bercak  hitam dan bayangan tulisan tembus pada kertas dapat dihilangkan).&#13;
&#13;
Kata  kunci:  Dokumen  kuno  digital,   Wavelet  Haar,  Image  Enhancement,  MOS (mean opinion score)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118998</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-29 07:38:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-29 07:38:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>