<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118997">
 <titleInfo>
  <title>INKUBATOR BAYI MENGGUNAKAN LAMPU SEMPRONG SEBAGAI SUMBER PEMANAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMAT HIDAYAT</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Upaya yang dapat dilakukan  untuk mengurangi angka kematian bayi yang masih tinggi yaitu  dengan  memberikan  perawatan yang intensif terhadap  bayi  yang lahir di  bawah normal atau  lahir prematur. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengisolasi  bayi di dalam suatu tempat  tertentu  (inkubator).  Inkubator  berfungsi  sebagai  tempat  pengkondisian udara panas yang digunakan untuk penghangat bayi.  lnkubator yang ada di masyarakat sekarang ini kurang efisien digunakan disebabkan harganya terlalu mahal, sistem perawatannya  rumit  dan  tidak  dapat  digunakan  di  daerah  terpencil  yang  belum  ada jaringan  listrik.  Oleh karena  itu  dibutuhkan  inkubator  yang  mudah dioperasikan dan perawatan   yang   minimal.   Telah   dirancang   dan   dikaji   sebuab   inkubator   sebagai penghangat bayi  dengan menggunakan  minyak tanah sebagai energi  pemanas.  Metode penelitian  yang   digunakan   adalah  metode   experimental  dengan   temperatur   yang dihasikan antara 36-37 &quot;C dan kelembaban 70-80 %.&#13;
&#13;
Kata kunci  :     bayi prematur,  inkubator bayi, bahan bakar minyak tanah, energi pemanas.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HEAT TRANSFER - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.402 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118997</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-29 07:29:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-29 16:56:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>