PENGUJIAN PENTAGON THEORY OF FRAUD TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGUJIAN PENTAGON THEORY OF FRAUD TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021


Pengarang

Jasella Sakwi Yanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yossi Diantimala - 197408022000122001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2001203010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S2) / PDDIKTI : 62101

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Akuntansi., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

657.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Makalah ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh unsur teori fraud pentagon dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan serta memberikan penjelasan lebih lanjut apakah indikator kecurangan dalam teori fraud pentagon yang terdiri dari Tekanan (pressure), peluang (opportunity), kompetensi (competence), rasionalisasi (rationalization) dan arogansi (arrogance) yang dapat membantu mendeteksi kecenderungan munculnya kecurangan pada pelaporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan website perusahaan manufaktur. Teknik pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling sehingga diperoleh 131 sampel dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dijelaskan menunjukkan bahwa stabilitas keuangan, leverage, pemantauan yang tidak efektif dan pergantian direktur berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan sedangkan pergantian auditor dan banyaknnya jumlah foto CEO tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan.

This paper aims to determine the influence of elements of the pentagon fraud theory in detecting fraudulent financial statements and provide further explanation whether the fraud indicators in the pentagon fraud theory consist of pressure, opportunity, competence, rationalization and arrogance which can help detect the tendency for the emergence of fraud in financial reporting in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2021. The data used in this study is secondary data obtained from annual reports and websites of manufacturing companies. The sample selection technique in this study used simple random sampling so that 131 samples were obtained in this study. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis and multiple linear regression analysis using SPSS 25 software. Based on the results of the research and discussion that has been described above, it shows that financial stability, leverage, ineffective monitoring and changes in directors have an effect on fraudulent financial statements, while changes in auditors and the large number of CEO photos has no effect on fraudulent financial statements

Citation



    SERVICES DESK