<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118988">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH ORIENTASI RAK TERHADAP REZIM TERMAL PADA COLD STORAGE DENGAN KAPASITAS 10 TON IKAN MENGGUNAKAN SIMULASI CFD</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ICHSAN RAYHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan adalah salah satu bahan pangan yang mudah membusuk, hal ini disebabkan karena kadar air ikan yang tinggi yang mengakibatkan perkembangan mikroba terjadi dengan cepat. Untuk menjaga pertumbuhan mikroba ikan harus disimpan dalam temperatur rendah, sekitar -20°C sampai -25°C. Penggunaan cold storage dengan rak penyimpanan merupakan jawaban untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Pengembangan cold storage dengan susunan rak yang memiliki celah telah banyak dilakukan diantaranya meningkatkan aliran fuida dalam cold storage sehingga temperatur pendinginan ikan dapat optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh distribusi aliran fluida dan temperatur terhadap penempatan rak dalam cold storage dengan memvariasikan model susuan rak cold storage. Penelitian ini menggunakan metode CFD (Computational Fluid Dynamics) yang hasilnya ditampilkan melalui kontur plane. Sebelum melakukan simulasi, terlebih dahulu menentukan kapasitas cold storage yaitu 10 ton ikan dengan dimensi 11,5 x 9 x 2 m³. Kemudian dilanjutkan dengan menentukan kapasitas beban pendingin dari cold storage dan laju aliran massa udara dari evaporator. Adapun variasi yang dilakukan pada cold storage adalah dengan memvariasikan tata letak rak penyimpanan yang berjumlah 108 buah rak yang disusun dengan jarak celah berbeda-beda menjadi 3 model. Dari hasil simulasi yang telah didapat, model 1 dengan jarak rak antar bagian 10 cm, jarak evaporator dengan rak 95 cm, lebar lorong 1 m, dan lebar lorong belakang 65 cm. memiliki temperatur rata-rata terendah sebesar -20,6°C dan nilai kecepatan rata-rata pada plane XY 1 dan 5 adalah 0,2 m/s dan 0,21m/s.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COLD - STORING FOODS - COMMERCIAL PRESERVATION</topic>
 </subject>
 <classification>664.028 52</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118988</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-28 17:46:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-25 11:35:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>