Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI LAMPU LALU LINTAS SIMPANG JAMBO TAPE DENGAN ADANYA JALUR EKSKLUSIF DAN JEMBATAN PENYEBERANGAN
Pengarang
Dwi Putra Muhammad - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0604101010131
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009
Bahasa
Indonesia
No Classification
625.7
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kondisi eksisting Simpang Jambo Tape Banda Aceh menggunakan 4 phase dengan panjang waktu siklus (C) 118 detik dan mempunyai 1 jalur eksklusif pada lengan simpang Jalan T. Hasan Dek. Pada saat ini telah dibangun 2 jalur eksk.lusif tambahan pada lengan simpang Jalan Syiah Kuala dan Jalan T. Nyak Arief serta 1 jembatan penyeberangan pada lengan simpang Jalan T. Nyak Arief. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan C dan phase eksisting dengan C dan phase berdasarkan data volume lalu lintas setelah adanya dua jalur eksklusif tambahan dan satu jembatan penyeberangan, dengan demikian dapat diketahui apakah pembangunan fasilitas tersebut sudah efektif. Pada penelitian ini juga dievaluasi tingkat pelayanan pada persimpangannya. Waktu hilang karena antrian kendaraan saat melewati persimpangan (k1) berdasarkan pengamatan lapangan sebesar
5,1 detik. Hasil perhitungan C pada jam puncak (13.00-14.00) adalah sebesar 410 detik,
dimana melebihi panjang waktu sildus maksimum (Cm) 120 detik. Berdasarkan hasil perhitungan C tersebut maka diambil dua altematif. Altematif I menambahkan satu lajur tambahan pada setiap lengan simpang, sehingga didapatkan nilai C sebesar 112 detik yang tidak melebihi Cm. Alternatif II, menghitung nilai C dengan mengambil volume yang lebih rendah yaitu pada jam 10.00-11.00, sehingga didapatkan nilai C sebesar
118 detik, dengan resiko bahwa padajam-jam puncak akan terjadi antrian karena panjang periode waktu hijau tidak mampu melayani. volume lalu Lintas. Berdasark:an hasil hitungan, walaupun perbandingan C dan phase hitungan dengan C dan phase eksisting yang cukup jauh tetapi penambahan dua buah jalur eksklusif tambahan pada lengan simpang Jalan Syiah Kuala dan Jalan T. Nyak Arief dapat dikatakan sangat efektif, karena volume lalu lintas yang menggunakan jalur eksklusif atau berbelok ke kiri langsung tanpa harus melewati persimpangan sebesar 26,13% yaitu seperempat (1/4) dari total kendaraan yang melewati Simpang Jambo Tape. Tingkat pelayanan pada jam 13.00-14.00 adalah F dan pada jam 10.00-11.00 adalah B. Berdasarkan perhitungan rata-rata persentase efektifitas jembatan penyeberangan (%EJP) yaitu 33,21% dimana > 21
dan < 40(21
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALLSLS DAN PERENCANAAN KOORDINASL SLNYAL ANTAR SIMPANG (STUDI KASUS SIMPANG JAMBO TAPE DAN SIMPANG LIMA,RNPADA LENGAN JALAN TGK. H. M. DAUD BEUREUEH BANDA ACEH) (Elidawati, 2024)
EFEKTIFITAS JEMBATAN PENYEBERANGAN DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS JEMBATAN PENYEBERANGAN JAMBO TAPE DAN JEMBATAN PENYEBERANGAN LAMPRIEK ) (Muhammad Rizqal, 2024)
PENERAPAN GRAF KOMPATIBEL PADA PENENTUAN WAKTU SIKLUS DAN FASE EKSISTING SIMPANG JAMBO TAPE KOTA BANDA ACEH (Muhammad Fitrahadi Akbar, 2014)
PENERAPAN GRAF KOMPATIBEL PADA EFISIENSI WAKTU SIKLUS DAN FASE SIMPANG JAMBO TAPE KOTA BANDA ACEH (Cut Raisa, 2014)
STUDI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP EFEKTIVITAS JEMBATAN PENYEBERANGAN DI KOTA BANDA ACEH DENGAN METODE MULTIPLE INDICATORS MULTIPLE CAUSES (MIMIC) (ELFIWARDAH IDRIS, 2018)