<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118976">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PENGARUH METODA PEMBUATAN ANTARA CETAK TEKAN DAN INFUS VAKUM PADA KOMPOSIT DENGAN PENGUAT SERAT DENIM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.LIVURI LITUSARFI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Denim merupakan kain tenun katun twill yang kokoh dengan ikat diagonal khas yang banyak digunakan sebagai bahan baku pakaian dan produk tekstik diseluruh dunia. Denim dipilih menjadi penguat komposit pada penelitian ini ialah karena &#13;
komposisi yang dimiliki oleh denim tersebut yang hampir murni selulosa yang berasal dari serat kapas. Oleh karena itu, kain denim ini dipadukan dengan perekat resin epoksi yang dibuat menggunakan dua metoda pembuatan yaitu infus vakum &#13;
dan cetak tekan untuk mengetahui perbedaan sifat fisik dan mekanik yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit yang dibuat dengan metoda pembuatan infus vakum memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi sebesar &#13;
53 MPa, akan tetapi komposit yang dibuat dengan metoda pembuatan cetak tekan memiliki nilai kekuatan bending yang lebih tinggi sebesar 60.9 MPa, dan memiliki kemampuan menerima beban tekuk kritis yang lebih tinggi sebesar 0.79 kN. &#13;
Kemudian, komposit hasil metoda pembuatan infus vakum memiliki nilai massa jenis dan kemampuan menyerap air yang lebih tinggi dibandingkan komposit hasil metoda cetak tekan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118976</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-28 15:23:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-28 16:07:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>