Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI ISU LINGKUNGAN DAN KENDALA IMPLEMENTASI OLEH KONTRAKTOR DI BANDA ACEH
Pengarang
Amanda Setiawan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0504101010008
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kontraktor sebagai sebuah organisasi dalam melaksanakan pekerjaannya mempunyai kewajiban untuk memantau dan melakukan pengelolaan lingkungan sebelum, selama dan setelah kegiatan di proyek berlangsung sehingga dampak negatif yang diterima masyarakat sekitar maupun pekerja dapat diminimalisasi bahkan dihilangkan. Hal tersebut tercantum dalam ISO 14001-2004 atau SNI 19-14001-2005 yang mengatur tentang sistem manajemen lingkungan. Oleh karena itu penting diidentifikasi isu lingkungan yang dominan terjadi dan kendala yang dihadapi dalam mengatasi isu lingkungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu lingkungan yang dominan timbul pada proyek konstruksi, dan kendala yang dihadapi serta strategi yang dapat diterapkan dalam menghadapi isu lingkungan tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang berisi variabel tentang isu lingkungan dan kendala implementasi. Kuesioner disebarkan kepada kontraktor gred 6 dan 7 yang ada di Banda Aceh. Pengolahan data meliputi analisa reliabilitas untuk menguji kehandalan kuesioner dan analisa deskriptif (mean dan frekuensi) untuk mendapatkan isu lingkungan dan kendala implementasi yang dominan timbul. Hasil menunjukkan bahwa
kuesioner cukup handal untuk pengambilan data karena nilai r = 0,88 lebih besar
dari 0,6 sebagai syarat minumun dari Cronbach Alpha. Berdasarkan nilai mean yang diperoleh menunjukkan bahwa isu lingkungan yang dominan terdapat pada 2 variabel yaitu pada variabel bunyi/kebisingan dan getaran dengan mean tertinggi sebesar 2,54 dan pada variabel polusi udara (debu, asap) dengan nilai mean sebesar 2,37. Kendala implementasi yang dominan terdapat pada variabel biaya yang dikeluarkan untuk peralatan yang baik lebih tinggi dari peralatan yang biasanya dalam mengatasi isu penggunaan energi dengan mean tertinggi yaitu
2,29. Strategi yang dapat diterapkan oleh kontraktor dalam menghadapi isu lingkungan yang dominan ini yaitu dengan melakukan pemilihan peralatan konstruksi yang sedikit menimbulkan polusi suara dan melakukan kontrol terhadap proses pembakaran sisa-sisa bahan/material.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN IMPLEMENTASI KONSTRUKSI BERKELANJUTAN PADA PROYEK PERUMAHAN (Mawaddah Noer, 2025)
ANALISIS IMPLEMENTASI QANUN NOMOR 8 TAHUN 2013 RNTENTANG PENGELOLAAN SAMPAH OLEH DINAS LINGKUNGAN RNHIDUP KABUPATEN ACEH BESAR (ULFA LIDYA, 2022)
IDENTIFIKASI KONFLIK PADA PENYUSUNAN JADWAL PEKERJAAN DI LINGKUNGAN ORGANISASI PERUSAHAAN PELAKSANA KONSTRUKSI DI BANDA ACEH (Dehlid Nazir, 2023)
TINGKAT PEMAHAMAN DALAM PENERAPAN KONSEP KONSTRUKSI HIJAU (GREEN CONSTRUCTION) OLEH KONTRAKTOR PADA PELAKSANAAN KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH (Irham Teguh, 2015)
KENDALA GURU FISIKA DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SMAN KOTA BANDA ACEH (Kiki Fajariani, 2015)