<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118939">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI BAP DAN NAA TERHADAP INDUKSI PUCUK TANAMAN TIN (FICUS CARICA L.) SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAYA ANDRIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tin adalah salah satu spesies dalam genus ficus yang termasuk suku Moraceae. Buah tin mengandung banyak zat gizi seperti karbohidrat, protein, vitamin, mineral dan serat. Perbanyakan tin secara konvensional dilakukan dengan biji, stek maupun cangkok. Namun cara tersebut memiliki kekurangan yaitu kualitas bibit kurang baik dan pertumbuhan lambat, sehingga dilakukan cara kultur jaringan sebagai alternatif. Kultur jaringan dapat menghasilkan tanaman dalam jumlah banyak, waktu singkat dan bebas virus. Penelitian ini bertujuan untuk menginduksi tunas tin dengan konsentrasi Benzyl Amino Purine dan Naphthalene Acetic Acid. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Penelitian berlansung dari bulan Januari sampai Juni 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3x4 terdiri dari 2 faktor, faktor pertama BAP dan faktor kedua NAA. Penelitian ini terdiri dari 12 kombinasi perlakuan dengan 5 ulangan sehingga terdapat 60 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase hidup eksplan tin yaitu 100% pada umur 8 MST pada semua kombinasi perlakuan. Hasil yang cengderung lebih baik terdapat pada kombinasi konsentrasi BAP 2,5 ml L-1 + NAA 0,4 ml L-1 dibeberapa parameter yaitu pada tinggi eksplan tin sebesar 3,72 cm pada umur 8 MST, persentase muncul tunas cenderung lebih tinggi sebesar 100% pada umur 4 MST, jumlah tunas cenderung lebih banyak sebanyak 3 tunas pada umur 8 MST. Waktu muncul tunas cenderung lebih cepat yaitu 17 hari setelah tanam (HST) pada kombinasi konsentrasi BAP 0 ml L-1 + NAA 0,4 ml L-1 dan BAP 2,5 ml L-1 + NAA 0,4 ml L-1. Persentase pembentukan kalus eksplan tin cenderung lebih tinggi pada kombinas konsentrasi 0 ml L-1 + NAA 0,2 ml L-1, 0 ml L-1 + NAA 0,4 ml L-1, 0,5 ml L-1 + NAA 0,2 ml L-1 dan 2,5 ml L-1 + NAA 0,4 ml L-1 yaitu 100% umur 3 MST. Jumlah akar eksplan tin cenderung lebih banyak pada kombinasi konsentrasi BAP 0 ml L-1 + NAA 0,4 ml L-1 sebanyak 5,6 akar pada umur 8 MST.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118939</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-28 11:16:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-28 11:21:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>