Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENGGUNAAN HIGH PERFORMANCE ADDITIVERNPADA PENGECORAN DI DAL.AM AIR TERHADAP KUAT TEKAN BETONRN( SUATU PENELITIAN SETON DENGAN FAS 0,4 )
Pengarang
Dek Putra Sukma - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0504101010020
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan High Performance Additive (HPA) jenis Sikacrete-W dalam 3 variasi (5%, 10%, dan 15% dari berat semen) dan tanpa HPA (0%) terhadap kuat tekan beton dengan faktor air semen (FAS) 0,40 pada pengecoran di dalam air tanpa pemadatan. Sebagai pembanding diteliti juga kuat tekan beton tanpa HPA pada pengecoran tidak di dalam air beton normal dengan dan tanpa pemadatan. Seluruh pengujian kuat tekan dilakukan pada masing-masing 30 benda uji kubus dengan sisi 15 cm pada umur 7 dan 28 hari serta masing-masing 30 benda uji silinder berdiameter 10 cm dan tinggi 20 cm pada umur
7 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan beton rata-rata pada umur 7
hari dengan penggunaan HPA 5%, 10%, 15% dan tanpa HPA 0% dibandingkan terhadap beton normal dengan pemadatan diperoleh sebesar 45,39%, 72,35%, 83,45% dan 28,50% untuk benda uji kubus serta sebesar 41,21%, 64,24%, 75,76% dan
24,24% untuk benda uji silinder, selanjutnya dibandingkan terhadap beton normal tanpa pemadatan diperoleh sebesar 51,95%, 82,81%, 95,51% dan 32,62% untuk benda uji kubus serta sebesar 53,13%, 82,81%, 97,66% dan 31,25% untuk benda uji silinder. Kuat tekan beton rata-rata pada umur 28 hari dengan penggunaan HPA 5%,
10%, 15% dan tanpa HPA 0% dibandingkan terhadap beton normal dengan
pemadatan diperoleh sebesar 44,34%, 66,44%, 72,24% dan 29,25% untuk benda uji kubus serta sebesar 39,65%, 60,35%, 68,72% dan 26,87% untuk benda uji silinder, selanjutnya dibandingkan terhadap beton normal tanpa pemadatan diperoleh sebesar
53,85%, 80,69%, 87,73%, 35,52% untuk benda uji kubus serta sebesar 47,87%,
72,87%, 82,98% dan 32,45% untuk benda uji silinder. Hasil pengujian dan analisis varian menunjukkan kuat tekan beton meningkat dengan meningkatnya persentase HPA dan umur beton.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENGGUNAAN HIGH PERFORMANCE ADDITIVERNPADA PENGECORAN DI DAL.AM AIR TERHADAP KUAT TEKAN BETONRN( SUATU PENELITIAN SETON DENGAN FAS 0,4 ) (Dek Putra Sukma, 2023)
PENGARUH PENGGUNAAN HIGH PERFORMANCE ADDITIVE PADA PENGECORAN DI DALAM AIR TERHADAP KUAT LENTUR BETON ( SUATU PENELITIAN SETON DENGAN FAS 0,4 ) (Rahmat Hadi, 2024)
PENGARUH PENGGUNAAN ADMIXTURE PADA PENGECORAN DI DALAM AIR TERHADAP KUAT TARIK LENTUR BETON (Farid Azmi, 2024)
PENGARUH PERLAKUAN PERAWATAN PADA SUHU EKSTRIM TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN FAS 0,35; 0,40; DAN 0,45 (SUATU PENELITIAN BETON BERBENTUK KUBUS DAN SILINDER STANDAR DENGAN DIAMETER AGREGAT MAKSIMUM 25,4 MM) (MUTI ANDAYANI, 2024)
PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TARIK BELAH DAN KUAT TARIK LENTUR BETON MUTU TINGGI (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAS 0,3) (Muhammad Al Ghiefari, 2018)