Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KEBERSYUKURAN DENGAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA ISTRI YANG TIDAK MEMILIKI ANAK
Pengarang
RIZKY ANISAH HUSNA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Novita Sari - 198711232019032014 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1907101130063
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pasangan suami istri yang belum memiliki anak pada usia pernikahan di atas 5 tahun akan mendapat kritikan sosial dari masyarakat. Ketidakhadiran anak menjadikan keluarga kehilangan beberapa fungsi salah satunya peran orangtua untuk mengasuh dan membesarkan anak. individu tentunya menginginkan kehidupan rumah tangga yang bahagia dan memiliki anak untuk mencapai kepuasan pernikahan. Kebersyukuran merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kepuasan pernikahan. Kepuasan pernikahan dapat dicapai apabila baik suami maupun istri merasa bersyukur terhadap pernikahan itu sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik insidental sampling, dan melibatkan 60 istri yang tidak memiliki anak dengan rentang usia 20-40 tahun. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan alat ukur Enrich Marital Satisfaction dan Skala Kebersyukuran. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Pearson Product Moment dengan nilai signifikansi p= 0,000 dan r= 0,861 untuk Variabel Kepuasan Pernikahan, dan p= 0,000 dan r= 0,861 untuk Variabel Skala Kebersyukuran Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebersyukuran dengan kepuasan pernikahan pada istri yang tidak memiliki anak.
Kata Kunci : Kebersyukuran, Kepuasan pernikahan, Istri
Married couples who do not have children at a marriage age of more than 5 years will receive social criticism from society. The absence of children causes the family to lose several functions, one of which is the role of parents to care for and raise children. Individuals certainly want a happy home life and have children to achieve marital satisfaction. Gratitude is one effort to increase marital satisfaction. Marital satisfaction can be achieved if both husband and wife feel grateful for the marriage itself. This research used a quantitative approach with incidental sampling techniques, and involved 60 wives who did not have children with an age range of 20-40 years. Data collection in this research used the Enrich Marital Satisfaction measuring instrument and the Gratitude Scale. Data analysis in this study used Pearson Product Moment with a significance value of p= 0.000 and r= 0.861 for the Marital Satisfaction Variable, and p= 0.000 and r= 0.861 for the Gratitude Scale Variable. This shows that there is a relationship between gratitude and marital satisfaction in wives. have no children. Keywords: Gratitude, marital satisfaction, wife
KEPUASAN PERNIKAHAN PADA ISTRI BEKERJA YANG BELUM MEMILIKI ANAK (DANIYANTI, 2018)
HUBUNGAN RESOLUSI KONFLIK DENGAN KEPUASAN PERNIKAHAN PASANGAN SUAMI ISTRI BEKERJA PADA USIA PERNIKAHAN 3-5 TAHUN (NADIA, 2018)
HUBUNGAN ANTARA COUPLE RESILIENCE DENGAN KEPUASAN PERNIKAHAN INDIVIDU PADA PERIODE AWAL PERNIKAHAN (INTAN MAULISA, 2024)
HUBUNGAN ANTARA SELERA HUMOR DENGAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA PASANGAN MENIKAH (MEUTIA NATASYA, 2022)
HUBUNGAN ANTARA TRUST DENGAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA PASANGAN YANG MENJALANI PERNIKAHAN JARAK JAUH (RAYSHA AGUSTINA, 2024)