<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118914">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISASI BUAH DAN KANDUNGAN VITAMIN C PADA TANAMAN CABAI HIAS HASIL  HIBRIDISASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI SARAH FAZILLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi buah dan kandungan vitamin C pada beberapa genotipe cabai hias hasil hibridisasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Pribadi Desa Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Pengujian kadar vitamin C dilakukan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Pengamatan parameter penelitian dilakukan di Laboratorium Hortikultura, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Pelaksanaan penelitian dimulai dari Mei hingga Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial, yang terdiri dari 10 genotipe persilangan F1, perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 30 satuan percobaan, genotipe yang diuji yaitu : A x V,  A12 x S14, V1 x A4, A5 x N5, V3 x S, N15 x A10, S2 x V, A5 x S3, S1 x A4 dan S2 x N7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  beberapa genotipe cabai hias hasil hibridisasi yang diuji berpengaruh sangat nyata pada karakter diameter buah, berpengaruh nyata pada karakter panjang buah dan panjang tangkai buah, namun berpengaruh tidak nyata pada karakter ketebalan daging buah, bobot per buah, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman dan kandungan vitamin C. Genotipe S2 x V terbaik pada parameter karakter panjang buah dan panjang tangkai buah. Genotipe A12 x S14 terbaik pada parameter karakter diameter buah, ketebalan daging buah, bobot per buah, bobot buah per tanaman dan jumlah buah pertanaman. Genotipe A5 x S3 terbaik pada parameter ketebalan daging buah dan bobot buah pertanaman. Genotipe V1 x A4 terbaik pada parameter karakter panjang tangkai buah. Genotipe A5 x N5 terbaik pada parameter karakter diameter buah. Analisis kandungan vitamin C menunjukkan bahwa genotipe V3 x S memiliki kandungan vitamin C lebih tinggi yaitu sebesar 36,63 %. &#13;
Kata Kunci : Cabai Hias, Genotipe, Vitamin C.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118914</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-28 09:05:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-28 10:58:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>