Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI KEKUATAN SAMBUNGAN DATANG TARIK PELAT BAJA DENGAN ALAT SAMBUNG BAUT
Pengarang
JOLY SRIANTY - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0241110045
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2007
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kuat tarik yang dapat dipikul oleh sambungan batang tarik baja dengan alat sambung baut Selain itu dapat diketahui juga kuat tarik hasil penelitian dengan hasil perhitungan secara teori menurut peraturan baja di Indonesia. Batang tarik yang digunakan pada penelitian ini adalah sambuogan tampang dua dengan ketebalan pelat penyambung dan yang disambung sama. Pelat yang digunakan yaitu pelat tebal 8 mm dan 10 mm. Masing• masing sambungan pelat disambung dengan baut berukuran 5 mm ('/), 0 8 mm (/") dan 11 mm ( "), jumlah baut tiap sambungan berjumlah dua buah untuk masing-masing ukuran baut. Sebagai tolak ukur dari pengujian sambungan yang mengguna]can dua buah baut maka dibuat benda uji pull out yang menggunakan satu buah baut dengan ukuran baut 0 5 mm ('/,), 8 mm (/") dan 0 11 mm (") sesuai dengan variasi benda uji yang menggunakan dua buah haul Jumlah benda uji untuk masing-masing variasi baut berjumlah 1 (satu) buah, sehingga jumlah keseluruhan benda uji adalah 6 (enam) buah sambunganpu/1 out dan 6 (enam) buah sambungan benda uji penelitian. Hasil penelitian untuk nilai beban (P) benda uji sambungan penelitian pelat 8 mm 0 /" 2500 kg; pelat 8 mm 0 %7000 kg; pelat 8 mm 0 47 10200 kg; dan untuk benda uji sambungan penelitian pelat 10 mm 0 ¼"
1700 kg; pelat 10 mm 0 %6500 kg; pelat 10 mm 0 4" 10200 kg. Sedangkan nilai
beban (P) yang didapat dari perhitungan secara teoritis untuk pelat 8 mm 0 ¼"
944,1198 kg; pelat 8 mm 0 4% 2789,5518 kg; pelat 8 mm 0 %" 4170,93 kg; pelat 10
mm 0" 944,1198 kg; pelat 10 mm 0 %7 2789,5518 kg; pelat 10 mm 0 % 4170,930. Dari basil tersebut menunjukkan bahwa nilai beban (P) yang d.iperoleh secara penelitian lebih besar dari nilai beban yang dihitung secara teoritis. Hal ini dikarenak.an pada saat penelitian tegangan yang terjacli adalah tegangan ultimit seclangkan pada perhitungan teoritis tegangan yang cligunakan adalah tegangan dasar. Selain itu ketebalan pelat yang digunakan mempengaruhi kuat tarik sambungan yang cliperoleh.
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI KEKUATAN SAMBUNGAN DATANG TARIK PELAT BAJA DENGAN ALAT SAMBUNG BAUT (JOLY SRIANTY, 2023)
STUDI REKUATAN SAMBUNGAN BATANG TARIK PELAT BAJA DENGAN ALAT SAMBUNG BAUT (SAMBUNGAN TAMPANG DUA MENGGUNAKAN EMPAT BUAH BAUT) (Norasanah, 2024)
KUAT LENTUR SAMBUNGAN BALOK KOLOM TIPE ORDINARY DAN EXTENDED END PLATE TERHADAP VARIASI TATA LETAK BAUT (ADIS AUFA RAFIQHI, 2025)
PERILAKU SAMBUNGAN BAUT PADA STRUKTUR BALOK PROFIL KANAL (C) FERROFOAM CONCRETE DENGAN TINGGI 450 MILIMETER SEBAGAI ALTERNATIF GELAGAR JEMBATAN (Irwansyah, 2016)
PENGARUH KEKANGAN BAJA SIKU SAMA KAKI TERHADAP KUAT TEKAN BENDA UJI KOMPOSIT KAYU DAMAR (Amir Fauzi, 2024)