<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118891">
 <titleInfo>
  <title>KETERKAITAN ANTARA MISKONSEPSI DAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eva Aini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana - Pendidikan IPA</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Miskonsepsi menjadi salah satu permalasahan dan penghambat dalam pembelajaran bagi peserta didik dalam mempelajari dan memahami konsep. Peserta didik yang dapat memahami konsep tidak terlepas dari kemampuan literasi sains yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami peserta didik, profil kemampuan literasi sains serta keterkaitan antara miskonsepsi dan kemampuan literasi sains dari peserta didik pada materi pemanasan global. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang dipilih sebanyak 80 peserta didik dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui 10 butir soal untuk mengukur miskonsepsi dengan menggunakan tes diagnostik pilihan ganda empat tingkat dan 10 butir soal tes mengukur kemampuan literasi sains. Hasil analisis miskonsepsi dengan CRI menunjukkan kategori miskonsepsi  berada pada kriteria sedang, paham konsep pada kriteria sedang dan tidak paham konsep pada kriteria rendah. Hasil analisis kemampuan literasi sains berada pada kategori rendah setelah diinterpretasi. Aspek literasi sains dengan persentase tertinggi ialah aspek konteks, kemudian aspek pengetahuan dan aspek kompetensi. Hasil analisis keterkaitan antara miskonsepsi dan kemampuan literasi sains melalui uji korelasi pearson product moment yang menunjukkan koefisien korelasi berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat keterkaitan yang positif  dan signifikan antara miskonsepsi dan kemampuan literasi sains peserta didik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STUDY METHODS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PHYSIC - STUDY AND TEACHING</topic>
 </subject>
 <classification>371.302 81</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118891</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 22:53:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-15 10:19:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>