<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118866">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH FAKTOR SOSIODEMOGRAFI TERHADAP STATUS GIZI LANSIA PENGGUNA GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN (GTSL) DI RSGM USK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amalia Mahara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penuaan merupakan proses yang terjadi secara alamiah yang dialami, kehilangan gigi meningkat seiring bertambahnya usia dan secara signifikan menurunkan fungsi pengunyahan, karena pengunyahan adalah langkah pertama dari proses pencernaan, penurunan fungsi pengunyahan menyebabkan penurunan efisiensi penyerapan makanan dan status gizi. Penggunaan gigi tiruan dapat berdampak positif pada status gizi. Efisiensi kunyah dapat menurun bila lansia tidak menggantikan fungsi gigi asli yang hilang dengan menggunakan gigi tiruan. Hal tersebut dapat berpengaruh terhadap asupan nutrisi dan status gizi lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh faktor sosiodemografi terhadap status gizi lansia pengguna Gigi Tiruan Sebagian Lepasan (GTSL) di RSGM USK. Metode penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sempel dilakukan dengan cara purposive sampling yang melibatkan 33 lansia pasien pengguna gigi tiruan sebagian lepasan di Rumah Sakit Gigi Mulut Universitas Syiah Kuala. Hasil uji Kruskal-Wallis dengan P= 0.848, 0.848, 0.204, dan 0.564 menunjukkan bahwa tidak signifikan (bermakna) P= &gt;0,05 antara faktor sosisodemografi terhadap status gizi lansia pengguna gigi tiruan sebagian lepasan di Rumah Sakit Gigi Mulut Universitas Syiah Kuala. Kesimpulan tidak terdapat pengaruh antara faktor sosiodemografi terhadap status gizi lansia pengguna gigi tiruan sebagian lepasan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: lanjut usia, kehilangan gigi, sosiodemografi, status gizi, gigi tiruan sebagian lepasan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118866</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 16:07:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-28 10:01:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>