<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118836">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PEMAHAMAN PENGGUNAAN MODUL APLIKASI PAINDRE MONITORING DEVICE PADA TENAGA KESEHATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Najla Aliqa Faiha Jalaluddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendahuluan: Nyeri adalah perasaan yang sangat bervariasi dan subyektif. Suatu rangsangan yang membuat seseorang merasakan sakit yang berlebihan mungkin tidak persis sama dirasakan oleh orang lain. PAINDRE monitoring device (PMD) adalah alat yang digunakan untuk mengukur intensitas nyeri objektif guna memberikan tatalaksana yang lebih baik dengan menggunakan sistem.&#13;
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis tingkat pemahaman modul penggunaan aplikasi PAINDRE monitoring device pada sampel yang terdiri dari dokter muda, perawat, dan PPDS neurologi.&#13;
Metode: Penelitian bersifat eksperimental dengan rancangan post-test only control group design dimana kelompok sampel dibedakan berdasarkan setiap perlakuan yang diberikan dengan analisis univariat dan bivariat. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 36 tenaga kesehatan menggunakan stratified random sampling dan diolah dengan uji Kruskal-Wallis atau Oneway ANOVA. Instrumen penelitian menggunkan kuesioner&#13;
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pemahaman tinggi dari responden PPDS Neurologi dan perawat setelah membaca dan menjelaskan modul PAINDRE, mencapai 100%. Sementara itu, tingkat pemahaman dokter muda bervariasi, dengan 50% kurang paham dan 50% paham setelah penjelasan. Hasil yang serupa ditemukan ketika melibatkan pelatihan modul aplikasi PAINDRE, di mana semua responden PPDS Neurologi dan perawat mencapai pemahaman baik, dan semua dokter muda menunjukkan tingkat pemahaman yang baik. Pemahaman baik juga dicapai oleh seluruh responden perawat.&#13;
Simpulan: Kelompok dokter PPDS Neurologi dan perawat telah membuktikan bahwa hanya dengan membaca modul, mereka mampu memahami modul penggunaan aplikasi PAINDRE monitoring device dengan baik. Kelompok dokter muda memerlukan penjelasan dan pelatihan untuk memahami modul penggunaan aplikasi PAINDRE monitoring device dengan baik.&#13;
&#13;
Kata Kunci: tigkat pemahaman, aplikasi PAINDRE monitoring device, modul</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118836</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 14:23:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-28 08:49:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>