<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118822">
 <titleInfo>
  <title>KUAT TEKAN DAN HUBUNGAN TEGANGAN REGANGAN BETON TERKEKANG DENGAN ABACA - FIBER REINFORCED POLYMER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Qasthari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem perkuatan beton merupakan metode dalam penguatan pada konstruksi beton salah satunya ialah dengan menggunakan Fiber Reinforced Polymer (FRP) yang sudah umum digunakan dalam metode perkuatan beton. Bahan FRP sintetis sendiri memiliki kecenderungan dalam mahalnya biaya serta tidak ramah lingkungan. Pada penelitian ini serat alami sebagai penyusun material komposit yang digunakan ialah serat abaka (abaca – fiber reinforced polymer) sebagai altenatif. Terdapat dua jenis serat abaka, yaitu serat abaka tidak rapat (SAAE) dengan kerapatan seratnya 0,7 mm dan serat abaka rapat (SABE) dengan kerapatan seratnya 0,55 mm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan serat abaka sebagai pengekang eksternal terhadap kuat tekan beton terkekang serta hubungan tegangan aksial dan regangan lateral pada beton terkekang. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini memiliki ukuran 150 x 300 mm dengan mutu 36,324 MPa. Metode penelitian dilakukan dengan memberikan beban tekan pada beton yang dikekang oleh A-FRP dengan tiga variasi jumlah lapisan, yaitu satu lapis, dua lapis, dan tiga lapis. Untuk metode pengekangan eksternal dilakukan dengan cara membungkus melingkari seluruh area luar beton sehingga membuat beton tertutup rapat dari bawah saMPai atas dengan bantuan perekat. Dari penelitian didapatkan bahwa penggunaan A-FRP sebagai pengekang ekternal beton dapat menigkatkan kuat tekan hingga 29,697% serat abaka tidak rapat dan 35,359% serat abaka rapat. Mode kegagalan yang terjadi pada beton terkekang A-FRP ialah tipe eksplosif secara tiba-tiba dengan kecendrungan membentuk pecah pada selimut A-FRP secara vertikal penuh dan sebagian.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118822</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 12:43:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 16:03:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>