<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118819">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN FEAR OF MISSING OUT PADA PENGGUNA AKTIF MEDIA SOSIAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurkhaliza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fear of Missing Out (FoMO) merupakan fenomena dimana individu memiliki perasaan takut, gelisah, dan merasa tertinggal jika belum mengakses akun media sosialnya sehingga menimbulkan keinginan untuk terus terhubung dengan aktivitas orang lain di media sosial. Jika FoMO terus berlanjut, maka individu akan lebih mementingkan dunia maya dibandingkan dengan dunia nyata sehingga menimbulkan ketidakpuasan dalam kehidupan dirinya. Oleh karena itu, dibutuhkan kemampuan dalam mengatur perilaku sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat dan kemampuan tersebut adalah kontrol diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kontrol diri dengan  FoMO pada pengguna aktif media sosial. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability jenis accidental sampling. Subjek penelitian ini yaitu pengguna aktif media sosial dengan rentang usia 18-34 tahun yang berdomisili di kota Banda Aceh sebanyak 329 subjek. Skala yang digunakan pada penelitian ini yaitu The Brief Self Control Scale  (SCS) dan Online Fear of Missing Out (ON-FoMO). Analisis penelitian ini yaitu korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara kontrol diri dengan  FoMO yang memiliki arti bahwa semakin rendah kontrol diri pada pengguna aktif media sosial, maka akan semakin tinggi tingkat FoMO yang dimunculkan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118819</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 12:25:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 16:00:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>