<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118805">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KEDALAMAN POTONG  DAN COOLANT TERHADAP KEKERASAN  DAN KEKASARAN PERMUKAAN  PADA PROSES BUBUT BAJA AISI C1045</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Junaidi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komponen logam sangat beragam bentuknya. Umumnya  dibuat dengan proses permesinan salah  satunya  dengan  proses  bubut.  Pada  proses  bubut  terjadi gesekan antara    benda    kerja   dan    material   yang    mengakibatkan   terjadinya    kenaikan temperatur pada  bidang  utama  dan bidang  geser. Semakin besar  gaya  potong  yang terjadi   maka  temperatur  pun   semakin   meningkat.  Pengaruh   kedalaman  potong ternyata    dapat       meningkatkan   kekerasan   dan   kekasaran   permukaan.   untuk menjaga tingkat  keausan  yang  tinggi  pada  mata  pahat  yang  dapat  mempengaruhi kualitas kekasaran permukaan  pada  benda  kerja  diberikan coolant   sebagai  media pendingin  berupa   cairan   emulsi,  air,  oli  SAE  40.  pemberian  coolant   dilakukan pada   saat  proses   pembubutan  langsung  terhadap  bagian   benda   kerja   dan   mata pahat.   dari   hasil    pengukuran   kekerasan   permukaan   didapat    bahwa    terjadi peningkatan  kekerasan  untuk  setiap  kedalaman potong  dan  variasi coolant.  untuk tingkat  kekerasan yang  paling  tinggi  terjadi  pada  kedalaman potong 5mm  dengan jenis coolant  yang  digunakan yaitu  air  dengan  angka  kekerasan sebesar 298  HY. Sedangkan   untuk   tingkat    kekasaran   permukaan   antara   3  jenis  coolant   yang digunakan  cairan   emulsi   menghasilkan     tingkat   kekasaran  yang   rendah.   pada&#13;
kedalaman potong 5mm  scbesar 2.251  mn.&#13;
&#13;
Kata  Kunci  :    Bubut,Kedalaman  potong, Kekerasan, Kekasaran Baja  AISI  C1045&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LATHES</topic>
 </subject>
 <classification>621.942</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118805</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 11:58:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-25 11:27:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>